//26/06/13 – Contoh doa wanita yang antusias

26/06/13 – Contoh doa wanita yang antusias

Rabu, 26/06/2013

CONTOH DOA WANITA YANG ANTUSIAS

Bacaan Firman
Bacalah Lukas 18:1-8 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Baca dan pahami perikop ini. Apa kata Yesus tentang doa yang antusias? (ayat 1-5).
2. Perhatikan apa yang ditegaskan oleh Yesus tentang doa yang antusias? (ayat 6-8).

Pernahkah terlintas dalam hati atau pikiran Anda sebuah pertanyaan: mengapa Allah seakan-akan mengulur-ulur waktu untuk menjawab doa Anda? Banyak jawaban yang bisa kita simpulkan dari pertanyaan ini, yaitu mungkin saja Allah mengulur-ulur waktu untuk menjawab doa kita karena kita tidak antusias ketika berdoa. Atau bisa saja kita belum sampai pada titik berseru siang malam kepada Tuhan di dalam doa. Perhatikan apa yang ditekankan oleh Tuhan Yesus, “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka,”(ayat 7-8a). Sebelum Yesus mengajar tentang topik doa yang antusias di sini, Ia memberikan perumpamaan tentang seorang janda yang menyusahkan seorang hakim yang lalim, karena tidak membela haknya. Namun, karena janda ini tetap antusias bahwa hakim yang lalim itu akan membela dirinya, maka ia terus-menerus datang kepada hakim sampai ia dibela. Di sini kita melihat bahwa Yesus memakai perumpamaan wanita ini untuk memberi gambaran kepada kita tentang contoh doa yang antusias. Setelah penegasan yang serius itu, maka Yesus memberikan sebuah perbandingan yang luar biasa kepada kita tentang betapa pentingnya doa yang antusias. Ia berkata, “Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?,”(ayat 8b). Rindukah Anda untuk mendapatkan pujian dari Yesus seperti yang diterima oleh wanita ini? Mari, kita memiliki antuasias yang tinggi dalam doa-doa kita.

Praktek:
Pencerahan apakah yang Anda dapatkan dari renungan ini? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2013-05-28T08:04:17+07:00