//26/11/13 – Berjalan dalam perjanjian keintiman

26/11/13 – Berjalan dalam perjanjian keintiman

Selasa, 26 November 2013

BERJALAN DALAM PERJANJIAN KEINTIMAN

Bacaan Firman
Bacalah 2 Korintus 13:5-7 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa yang harus kita uji dalam diri kita? Tentang hal apakah yang harus kita yakini di dalam diri kita? (ayat 5).

2. Apakah harapan Paulus untuk jemaat Korintus? (ayat 6-7).

Banyak orang Kristen membahas soal iman, tapi tidak mengerti apa itu iman. Iman adalah kepercayaan tentang suatu kebenaran, walau tidak dilihat oleh mata (Ibrani 11:1). Iman manakah yang paling penting, yang menentukan hidup kita untuk tahan uji? Salah satu iman yang paling penting dalam Perjanjian Baru adalah iman bahwa Kristus telah berada (tinggal) dalam kita dan di antara kita. Kepercayaan bahwa Kristus berdiam di dalam kita dan di antara kitalah yang menjadi pengharapan akan kemuliaan (Kolose 1:27). Iman inilah yang mendasari hubungan kita dengan Allah di dalam Perjanjian Baru. Dengan iman inilah kita berkenan kepada Allah. Apapun yang kita lakukan haruslah didasari oleh iman. Sebab, semua yang dilakukan tanpa iman adalah dosa. Tanpa bersatu dengan Kristus, tidak mungkin terjadi pertukaran, sehingga Kristus yang menggantikan kita melakukan semua perintah-perintah Tuhan. Dengan berdiam di dalam kita, Kristus menjadi hidup kita. Marilah kita lebih menghayati kesatuan kita dengan Kristus.

Praktek Firman Tuhan
1. Diskusikan sejauh mana Anda yakin sadar bahwa Kristus berdiam dalam diri Anda? Lakukan pembaharuan pikiran.
2. Menanam firman: Renungkan dan perkatakanlah 2 Korintus 13:5 secara berulang-ulang.

2013-10-23T04:02:47+07:00