//26/12/13 – Berdiam di rumah Tuhan

26/12/13 – Berdiam di rumah Tuhan

Kamis, 26 Desember 2013

BERDIAM DI RUMAH TUHAN

Bacaan Firman
Bacalah Mazmur 84:5-8 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Siapakah orang yang berbahagia itu? (ayat 5-6).
2. Berkat-berkat apakah yang akan didapatkan oleh orang-orang tersebut? (ayat 7-8).

Penulis mazmur ini adalah bani Korah, suku Lewi yang bertugas di rumah Tuhan (1 Taw. 6:22). Pada saat itu, Korah melihat bahwa orang-orang yang berdiam di rumah Tuhan, hidupnya sangat berbeda dengan orang-orang yang hidup di luar rumah Tuhan. Orang-orang yang hidup di rumah Tuhan adalah orang-orang yang berbahagia (bahasa Inggris, “diberkati”). Mereka adalah orang-orang yang selalu bersukacita dan memiliki hati yang damai. Tantangan apapun dalam hidup mereka, yang diumpamakan seperti “melintasi lembah baka,” akan dibuatNya menjadi tempat yang bermata air. Bayangkan, situasi apapun yang kita alami, sekalipun seperti memasuki lembah baka yang mematikan, namun bagi orang yang berdiam di rumah Tuhan, hal itu menjadi kesempatan bagi Tuhan untuk mengalirkan air kehidupanNya bagi kita. Orang yang berdiam di rumah Tuhan mempunyai visi untuk menghadap Allah di Sion. Apakah Sion itu? Sion itu adalah gereja yang sempurna (Wahyu 21-22). Gereja yang sebagian polanya pernah dinyatakan kepada Daud ketika ia menempatkan tabut perjanjian di Sion, di dalam tenda-tenda (1 Tawarikh. 17:2). Pondok Daud itulah gambaran rumah Tuhan yang suatu saat akan digenapi di akhir zaman sebagai Yerusalem baru. Di pondok Daud, Allah Tritunggal berdiam di dalam dan di antara komunitas-komunitas kecil yang mempraktekkan gaya hidup saling tinggal dan saling mengasihi.

Praktek
1. Apakah Anda sudah berdiam di rumah Tuhan dan terus-menerus berhubungan dengan Tuhan di rumahNya? Praktekkanlah.
2. Renungkan berulang-ulang Mazmur 84:5-8. Doakan agar ayat ini terjadi dalam hidup Anda.

2013-11-23T03:25:57+07:00