27/01/19

Minggu, 27/1/2019

  • Bacaan: Keluaran 29-31; Yohanes 11-13
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PL dan PB: Keluaran 29:38-46; Yohanes 13:1-20

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini.
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi renungan ini). Belajarlah dan catatlah hal-hal yang didapat dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah renungan pribadi hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4.

 

Renungan PL:

Setiap hari, imam harus mempersembahkan korban domba di saat pagi dan malam hari. Yesus adalah penggenapan domba (binatang) yang dipersembahkan bagi kita. Oleh pengorbanan Yesuslah kita dapat masuk ke dalam hadirat Tuhan dan tinggal di rumah Tuhan. Di rumah Tuhanlah kita dapat bersekutu dengan Tuhan. Tuhan mewahyukan diri-Nya kepada umat-Nya di rumah-Nya, bahwa Dia adalah TUHAN yang telah melepaskan umat-Nya dari dosa (sesuai isi perintah pertama dari sepuluh perintah Allah).

 

Renungan PB:

Ketika Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya, mereka sangat terkejut. Pekerjaan membasuh kaki hanya dilakukan oleh seorang budak yang paling rendah derajatnya, sedangkan Yesus adalah Tuhan dan Guru mereka. Apakah artinya pembasuhan kaki oleh Yesus itu? Yesus berkata bahwa orang yang sudah mandi, tidak perlu mandi lagi tetapi cukup cuci kaki saja: orang yang sudah dilahirkan kembali (baca juga Tit. 3:5-6), kalau perjalanan hidupnya (kakinya) kotor, tidak perlu mandi ulang, melainkan cukup dibasuh kakinya. Inilah proses penyucian orang yang telah menjadi pengikut Yesus. Selain itu, mencuci kaki artinya bersedia mengampuni dosa orang lain terhadap kita dan bersedia “turun” menolong orang lain dalam proses penyucian untuk terlepas dari dosanya, sampai orang itu menjadi kudus seperti Kristus.

2019-10-12T10:02:22+07:00