Rabu, 27/11/2024
Bacaan harian setahun: Daniel 12; Hosea 1; 1 Timotius 3-4
Hidup yang Serupa Kristus (1)
M1 – Menerima Firman di Hadirat Kristus
Filipi 3:7-11
M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
- Apa kata Paulus tentang hidup serupa Kristus? Mengapa dia menganggap semuanya yang lain seperti sampah?
- Apa tekad Paulus untuk dilakukan setelah semua dianggapnya sampah?
Renungan
Dalam renungan hari ini, kita mencoba mendalami pemahaman Paulus tentang perubahannya menjadi serupa Kristus. Paulus menulis, “Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia daripada semuanya.” Pencapaian prestasi Paulus sebelum dia mengenal Yesus sangat luar biasa, tetapi setelah dia mengenal Yesus, baginya semua pencapaian yang lama itu tidaklah berarti. Dia menjelaskannya, “Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.” Yang kini dikejarnya setiap hari adalah keserupaan dengan Kristus, dengan bersekutu dengan Kristus, mengikuti Roh-Nya, dan menyatu dengan pikiran Kristus setiap hari. Hasilnya, dia mengerti visi Tuhan dalam hidupnya, “Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.” Pada momen itu, banyak murid Kristus yang berhenti mengejar tujuan dan panggilan Allah di dalam hidup mereka. Namun, Paulus berbeda. Dia tidak puas hanya mengalami pengalaman yang demikian, dia melakukan hal yang lebih lagi untuk mengalami pengalaman mati bersama Kristus tiap hari.