Jumat, 27/12/2024
Bacaan harian setahun: Zakharia 11-12; Wahyu 15-16
Murid Sejati vs. Murid Palsu
M1 – Menerima Firman di Hadirat Kristus
Markus 16:17-20
M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
- Tanda-tanda apakah yang dijanjikan Yesus kepada para murid sejati?
- Mengapa setiap murid harus memiliki tanda-tanda tersebut?
Renungan
Bagaimana seorang murid sejati dibedakan dari murid palsu jika tidak ada tanda-tanda yang menyertai? Yesus setelah bangkit dari antara orang mati dan menampakkan diri kepada para murid, mengutus mereka dengan kata-kata, “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Yesus telah membekali setiap murid-Nya dengan tanda-tanda tersebut, dan tanda-tanda itu itu menjadi modal bagi murid-murid Yesus untuk pergi memberitakan Injil. Jika murid tidak memiliki tanda-tanda tersebut berarti itu adalah murid palsu. Oleh karena itu, Yohanes Markus menulis, “Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan Firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” Ternyata, tanda-tanda dan mukjizat Tuhan menyertai para murid yang pergi untuk memberitakan Injil Kerajaan Surga.