//27/04/13 – Hiduplah dalam kemenangan yang diberikan oleh Yesus

27/04/13 – Hiduplah dalam kemenangan yang diberikan oleh Yesus

Sabtu, 27/04/2013

HIDUPLAH DALAM KEMENANGAN YANG DIBERIKAN OLEH YESUS

Bacaan Firman
Bacalah Galatia 5:1-15 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan renungan
1. Apa yang dilakukan oleh Kristus agar kita hidup dalam kemenangan? (ayat 1).
2. Apa peringatan Paulus bagi setiap orang Kristen?(ayat 13-15).

Untuk hidup dalam kemenangan, kita tidak boleh melanggar firman Tuhan. Ayub berkata, “Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya. Tetapi Ia tidak pernah berubah — siapa dapat menghalangi Dia? Apa yang dikehendaki-Nya, dilaksanakan-Nya juga. Karena Ia akan menyelesaikan apa yang ditetapkan atasku, dan banyak lagi hal yang serupa itu dimaksudkan-Nya,”(Ayub 23:12-14). Allah yang memberi kita kemenangan dalam Yesus adalah Allah yang mahakuasa. Ketika kita mengenal kuasa Kristus, maka kita akan hidup dalam kemenangan. Ada seorang laki-laki yang lumpuh sejak lahir bernama Yulius Susanto. Ia memiliki keyakinan yang kokoh akan kuasa Allah, bahwa Allah memelihara dirinya. Katanya, “Jangan pernah berkata gagal sebelum mencoba. Dari mana Anda tahu bahwa Anda gagal, padahal Anda belum mencoba?” Ia memulai bisnisnya dengan berjualan permen satu bungkus sampai memiliki toko sendiri. Apa hubungannya Saat Teduh hari ini? Ayat favoritnya adalah Galatia 5:1, “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.” Ia berkata, “Saya tidak mau diperbudak dengan kaki saya yang lumpuh ini. Kristus sudah memerdekaan saya untuk memiliki mimpi-mimpi besar. Katanya, “Tuhan itu besar. Karena itu, saya juga harus mempunyai impian yang besar bahwa Tuhan akan melakukannya melalui diri saya. Saya percaya kepada Tuhan yang besar, masakan saya harus hidup dengan impian yang kecil? Tuhan yang mana yang Anda percayai? Apakah Anda percaya kepada Tuhan yang kecil, ataukah kepada Tuhan yang mahabesar?” (Buku : ‘Berilah kail, maka aku hidup. Berilah umpan, maka aku malas,’ oleh Ayub Bansole, terbitan Yayasan Bina Bangsa). Jika Yulius Susanto tidak membiarkan orang lain merebut kemenangan yang diberikan oleh Yesus kepadanya, mengapa kita membiarkan diri kita dikalahkan oleh orang lain?

Praktek:
Sudahkah Anda hidup dalam kemenangan yang telah diberikan oleh Yesus? Apa komitmen Anda untuk berjalan dalam kemenangan Anda? Bagikan pengalaman Anda di komsel

2013-03-27T08:03:12+07:00