//27/07/13 – Kesaksian dari hidup yang ditebus

27/07/13 – Kesaksian dari hidup yang ditebus

Sabtu, 27/07/2013

KESAKSIAN DARI HIDUP YANG DITEBUS

Bacaan Firman
Bacalah I Petrus 1:13–25 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa perintah Tuhan kepada kita sebagai anak anakNya? (ayat 14–15).
2. Dengan apa Kristus menebus kita yang hidup dengan cara sia-sia? (ayat 18-19).

Simon Petrus, sebagai seorang rasul mengajar kita untuk memahami dengan segenap hati dan akal budi, bahwa Yesus telah menebus kita dari cara hidup yang sia sia, yang kita warisi dari nenek moyang kita. Perhatikan apa yang dijelaskan oleh Petrus, “Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat,” (ayat 18-19). Di sini kita melihat perbedaannya yang sangat jelas bahwa Yesus bukan menebus kita dengan barang yang fana dan bukan pula dengan perak dan emas, melainkan dengan darah mahal, yaitu darah Tuhan Yesus. Jika kita memahami betapa berharganya darah Yesus harus dicurahkan di kayu salib demi menebus dosa-dosa kita, maka kita pasti menghargai penebusan Kristus. Dalam salah satu perayaan paskah, seorang pekerja gereja mendapat penglihatan tentang darah Yesus yang telah tercurah di kayi salib untuk menebus dosa-dosanya. Kemudian ia mendengar suara Yesus, “setiap tetes darahKu telah menebus setiap dosa yang kamu perbuat.” Sejak itu, ia menghargai arti pengorbanan Yesus di kayu salib. Ketika kita memahami dan menghargai setiap tetes darah Kristus yang tercurah di kayu salib, maka kita akan berkomitmen untuk selalu hidup kudus.

Praktek.
Mari, renungkan penebusan Kristus yang mahal lewat darahNya dan alami kekuatan Allah untuk tetap hidup kudus setiap hari. Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2013-06-29T02:51:18+07:00