//27/11/2012 – Musa, sang pemberani yang membuat Tuhan bisa menyesal

27/11/2012 – Musa, sang pemberani yang membuat Tuhan bisa menyesal

Selasa, 27/11/2012

MUSA, SANG PEMBERANI YANG MEMBUAT TUHAN BISA MENYESAL

Bacaan Firman
Bacalah Keluaran 32:1-14 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Mengapa Musa berani menantang Tuhan ketika Tuhan sedang murka? (ayat 7-13).
2. Karena keberanian Musa, apakah hasilnya? (ayat 14).

Tuhan yang kita sembah adalah Allah pencipta langit dan bumi serta alam semesta yang maha luas. Ia sanggup melakukan apapun dan tidak ada yang bisa menghentikan pekerjaan tangan-Nya. Namun dalam bacaan saat teduh kita hari ini, ternyata ada satu hal yang bisa menghentikan Allah ketika kita mengingatkan Dia, yaitu janji-Nya. Tidak ada rancangan Allah yang gagal, namun bisa Tuhan sedang murka, kita bisa menghentikan Dia dengan cara mengingatkan Dia akan janji-janji-Nya. Bila Allah murka, maka ingatkanlah Dia akan janji-Nya, maka murka-Nya akan segera surut. Hal ini dilakukan oleh Musa, sang pemberani yang membuat Tuhan bisa menyesal. Ketika Tuhan murka dan ingin memunahkan seluruh orang Israel di padang gurun, maka Musa berani menantang Tuhan, “Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat? Mengapakah orang Mesir akan berkata: Dia membawa mereka keluar dengan maksud menimpakan malapetaka kepada mereka dan membunuh mereka di gunung dan membinasakannya dari muka bumi? Berbaliklah dari murka-Mu yang bernyala-nyala itu dan menyesallah karena malapetaka yang hendak Kaudatangkan kepada umat-Mu. Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya,”(ayat 11b-13). Ketika Musa berani menantang Tuhan seperti itu, maka ayat selanjutnya berbunyi, “Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya,”(ayat 14). Luar biasa, Musa berhasil membuat Tuhan menyesal. Kini zaman sudah maju, tetapi adakah seseorang yang berani menantang Tuhan sehingga Ia menyesal? Jika Musa bisa, maka seharusnya kita pun bisa.

Praktek
Bacalah ulang ayat-ayat di atas sampai Anda mendapat rhema, lalu bertindaklah sesuai iman Anda.

2012-10-25T04:48:58+00:00