28/02/19

Kamis, 28/2/2019

  • Bacaan: Ulangan 22-24; Galatia 5-6
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

Pendalaman PB: Galatia 6:1-10

1. Bacalah beberapa kali perikop ini di hadirat Tuhan!

2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi). Pelajari dan catatlah hal-hal yang didapatkan dari kedua langkah itu.

3. Catatlah hasil perenungan pribadi Anda hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4 yang akan Anda lakukan.

Renungan PB:

Galatia 6:1-10 adalah petunjuk praktis untuk mempraktikkan hukum Kristus (hukum kasih). Di ayat 1, kita melihat prinsip-prinsip mengoreksi orang lain dengan tepat:

1.         Pastikan pelanggaran yang dituduhkan adalah benar (ay. 1a)

Ayat ini dimulai dengan keterangan, “Kalaupun seseorang kedapatan…”. Ini berarti jangan sampai ada tuduhan dan koreksi atas sesuatu yang hanyalah sebuah praduga atau hoaks/gosip.

2.         Harus dilakukan oleh orang yang rohani (ay. 1b)  

Jika kita kurang rohani, atau sedang tidak dalam posisi pribadi yang rohani, lebih baik jangan melakukan koreksi. Koreksi dari orang yang tidak rohani itu tidak akan membangun.                                       3.           Harus dilakukan dengan motif restorasi dan roh yang lemah lembut (ay. 1c)

Tujuan koreksi (disiplin) bukanlah untuk menyingkirkan seseorang atau menghukum seseorang, tetapi untuk menuntun seseorang untuk kembali ke jalan yang benar.

4.         Harus dilakukan sambil menjaga diri agar tidak terkena pencobaan (ay. 1d)

Hal ini menolong si pemberi koreksi untuk menyadari bahwa dirinya tidak lebih baik daripada orang yang dikoreksi. Ia pun manusia biasa yang tidak kebal terhadap pencobaan yang sama.

2019-10-12T09:51:41+07:00