//28/05/18 – Penerimaan tanpa syarat sebagai bukti kasih

28/05/18 – Penerimaan tanpa syarat sebagai bukti kasih

Senin, 28/05/2018

PENERIMAAN TANPA SYARAT SEBAGAI BUKTI KASIH

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus
Filemon 1:15-17

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus
1. Seperti apakah Paulus memisahkan antara perbuatan dan pribadi Onesimus? (ay. 15)
2. Menurut Anda, apakah Paulus memberikan pesan khusus dalam hal kesetaraan hak untuk hidup di hadapan Tuhan? (ay. 16)
3. Bagaimanakah Paulus mempertaruhkan integritas hidupnya dengan Onesimus? (ay. 17)

Pengajaran
Banyak orang mengaku telah mempraktikkan kasih mereka kepada orang lain, tetapi kasih yang mereka tunjukkan justru adalah kasih yang menuntut. Kasih yang benar sesungguhnya menerima tanpa syarat. Inilah bukti yang tidak dapat dibantah oleh siapa pun. Lihatlah bagaimana Paulus mengekspresikan bukti kasih tanpa syarat bila menerima orang lain dengan kasih Kristus. Dia menulis, “Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak daripadamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya, bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih daripada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan. Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri.” Masihkah Anda menerima orang lain dengan segenap tuntutan tertentu? Bukti kasih yang nyata adalah penerimaan tanpa syarat.

2019-10-12T10:44:32+07:00