//28/06/2012 – Buah dari Ketidaktaatan

28/06/2012 – Buah dari Ketidaktaatan

Kamis, 28/06/2012

BUAH DARI KETIDAKTAATAN

Bacaan Firman :
Bacalah II Raja-raja 5:1-27 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa respon Elisa ketika Naaman hendak memberikan hadiah kepadanya? (ayat 15-16).
2. Apa yang dilakukan Gehazi? (ayat 19b-24). Apa akibat yang harus ditanggung sampai pada cucunya sebagai akibat dari ketidaktaatan Gehazi? (ayat 27).

Adakah perintah Tuhan yang tidak kita taati? Kita telah belajar dari renungan hari kemarin tentang Eliezer, hamba Abraham yang berhasil karena bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Hari ini kita belajar dari Gehazi, bujang Elisa yang harus menangung akibat dari ketidaktaatanya kepada perintah gurunya. Ketidaktaatan Gehazi bukan saja merugikan dirinya, tetapi juga mengorbankan masa depan anak cucunya. Naaman, panglima raja Aram disembuhkan dari sakit kusta karena ia menuruti perkataan nabi Elisa. Oleh karena itu, Naaman hendak memberikan pemberian kepada Elisa, tetapi ditolak (ayat 15b-16). Karena melihat bahwa Elisa menolak harta itu, maka Gehazi pun mengejar Naaman dan berbohong untuk mendapatkan keinginannya. Ia berpikir bahwa hidupnya akan berubah dengan bertambah kaya. Tetapi, justru ketidaktaatanya merugikan dirinya dan orang lain. Gehazi adalah bujang Elisa yang suka menyaksikan mujizat terjadi di dalam kehidupan Elisa. Ia tahu tentang kebenaran yang sesungguhnya, tetapi kebenaran tersebut hilang lenyap hanya dalam sekejap. Ketamakan atau kerakusan merusak kebenaran yang ada dalam hati nurani Gehazi. Gehazi telah menjual kebenaran demi mendapatkan setalenta perak. Terlalu mahal harga yang harus dibayar oleh Gehazi akibat ketidaktaatannya kepada otoritas. Bagaimana dengan Anda hari ini?

Praktek
Hal baru apakah yang Anda dapatkan dari renungan tentang ketidaktaatan Gehazi ini? Adakah perintah Tuhan yang tidak kita taati? Ambillah komitmen untuk taat akan perintah Allah.

2012-05-24T00:44:13+00:00