29/01/19

Selasa, 29/1/2019

  • Bacaan: Keluaran 35-37; Yohanes 17-19
  • Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman PL: Keluaran 35:30-36:7; Yohanes 17:1-26

  1. Bacalah beberapa kali perikop ini.
  2. Lakukan langkah M1 dan M2 (baca bagian PETUNJUK 4 LANGKAH BELAJAR ALKITAB/4M di awal materi renungan ini). Belajarlah dan catatlah hal-hal yang didapat dari kedua langkah itu.
  3. Catatlah renungan pribadi hari ini dan buatlah rencana M3 dan M4.

 

Renungan PL:

Setelah Musa kembali dari Sinai, tempat Tuhan memberikan kedua loh batu yang bertuliskan sepuluh perintah Allah dan membuat perjanjian dengan Israel, tibalah saatnya membangun kemah suci tempat kediaman Allah. Ia sendirilah yang menggerakkan bangsa Israel untuk memberi harta, tenaga, sesuai dengan kemampuan dan kerelaan bangsa Israel. Selanjutnya, Tuhan juga memilih dan mengurapi Bezaliel dan Aholiab untuk melakukan pekerjaan khusus membuat bagian dan perabotan kemah suci. Walaupun keimamatan bangsa Israel telah dialihkan pada Suku Lewi, tetapi proses pembangunan rumah Tuhan melibatkan seluruh bangsa Israel; hal ini menggambarkan pembangunan rumah Tuhan (Tubuh Kristus) di Perjanjian Baru yang juga melibatkan seluruh jemaat. Membangun rumah Tuhan melibatkan pemberian harta, tenaga, keterampilan, dan juga berdasarkan hikmat dan pengurapan yang diberikan oleh Roh Kudus kepada seluruh jemaat.

 

Renungan PB:

Sebelum Yesus disalibkan, Ia “melaporkan” kepada Bapa hal-hal yang sudah dan akan dikerjakan-Nya pada murid-murid-Nya sesuai dengan rencana Bapa dari sebelum dunia dijadikan. Yesus melakukan semua pekerjaan ini agar murid-murid menjadi satu sama seperti Allah Tritunggal itu satu adanya. Inilah rupa dan gambar Allah yang telah hilang dari manusia. Manusia diciptakan dalam rupa dan gambar Allah Tritunggal yang adalah Komunitas Satu. Allah yang adalah Komunitas Satu menyatu dengan manusia yang juga diciptakan serupa dan segambar dengan Komunitas Satu itu. Inilah maksud abadi Allah, yaitu Allah ingin mempunyai rumah tempat kediaman yang satu. Dosa telah merusak Komunitas Satu itu, maka Yesus datang untuk memulihkannya.

2019-10-12T10:02:08+07:00