//29/11/2021 – Doa yang Penuh Kuasa

29/11/2021 – Doa yang Penuh Kuasa

Senin, 29/11/ 2021

Bacaan harian setahun: Hosea 2-3; 1 Timotius 5-6

Doa yang Penuh Kuasa

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

Kisah Para Rasul 7:48-60

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Hal apakah yang ditekankan Stefanus dalam khotbahnya?
  2. Doa yang penuh kuasa apakah yang diucapkan Stefanus? Apa dampaknya?

 

Renungan:

Kita melihat urapan nabi bermanifestasi dalam diri Stefanus dalam Firman renungan ini, “Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu. Siapakah dari nabi-nabi yang tidak dianiaya oleh nenek moyangmu? Bahkan mereka membunuh orang-orang yang lebih dahulu memberitakan tentang kedatangan Orang Benar, yang sekarang telah kamu khianati dan kamu bunuh. Kamu telah menerima hukum Taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat, akan tetapi kamu tidak menurutinya.” Khotbah yang penuh urapan ini membuat anggota mahkamah agama itu sangat geram. Di sisi lain, Stefanus yang penuh Roh Kudus menatap ke langit dan melihat kemuliaan Allah, “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.” Karena peristiwa yang Stefanus alami oleh Roh Kudus itu, mereka menyeret dia ke luar kota dan melemparinya dengan batu sampai mati. Perhatikan doa Stefanus yang penuh kuasa di saat-saat kritis menjalang ajalnya, “Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku. Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Lalu, “Dengan perkataan itu meninggallah dia.” Saulus melihat peristiwa tersebut dan mendengar isi doa Stefanus. Stefanus meninggal dirajam, tetapi doanya penuh kuasa dan hidup karena urapan Roh Kudus. Salah satu jawaban doa Stefanus adalah Yesus menampakkan diri kepada Saulus di tengah jalan ke Damsyik, sehingga akhirnya, Saulus menjadi Paulus, rasul Kristus berikutnya.

 

2021-10-26T11:50:51+07:00