//29/01/14 – Kemuliaan Allah memenuhi gerejaNya

29/01/14 – Kemuliaan Allah memenuhi gerejaNya

Rabu, 29 Januari 2014

KEMULIAAN ALLAH MEMENUHI GEREJA-NYA

Bacaan Firman
Bacalah Yesaya 60:1-22; Yohanes 13:34-35; 17:20-23; Efesus 5:25-27; Kolose 1:28 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa kemuliaan-Nya akan nampak dengan sesungguhnya?
2. Apakah mungkin kita menjadi sempurna, tanpa dosa dan penuh kemuliaan?

Rencana Tuhan sejak semula, yaitu maksud abadi Allah adalah menghasilkan manusia, ciptaan khusus Allah dalam gambar dan rupa-Nya Sendiri. Memang kita adalah orang berdosa, tapi darah-Nya menyucikan kita dari segala dosa. Secara hukum kita dijadikan sempurna, dibenarkan dan pada saat bertobat untuk percaya kepada Yesus. Sekarang Roh Kudus memproses realita itu di dalam kita sebagai suatu perjalanan di mana kita berubah sedikit demi sedikit oleh kuasa Roh Kudus (2 Korintus 3:18). Kita berada dalam jalan terang di mana terang Allah makin mulia (Amsal 4:18), dan ujungnya adalah kita menjadi umat yang penuh dengan kemuliaan Bapa (matahari), Anak (bulan) dan Roh Kudus (bintang-bintang), Wahyu 12:1. Kemuliaan Allah nyata di atas kita dan tidak bersembunyi. Bangsa-bangsa akan melihatnya. Semua orang sekeliling kita akan melihatnya karena kasih-Nya murni di dalam kita. Apakah mungkin hal-hal itu terjadi sebelum Yesus datang kembali? Pasti! Yesus berdoa agar hal itu terjadi untuk meyakinkan dunia sehingga mereka menjadi percaya. Jika hanya terjadi di sorga, maka sudah terlambat untuk mereka bertobat dan percaya. Tidak ada yang mustahil bagi Allah dan tidak ada yang mustahil bagi orang percaya. Kesempurnaan di dalam umat-Nya adalah bukti salib Kristus yang berkuasa untuk membawa kemenangan kepada kita. Kita menang atas dosa dan kedagingan, Iblis, dunia dan akhirnya menang atas maut (1 Korintus 15:50-58). Proses ini hanya terjadi bila kita terus minum air anggur baru dari Tuhan, yakni minum dari pewahyuan Firman yang diurapi oleh Roh Kudus.

Praktek
Jangan Anda menerima kelemahan sebagai kebiasaan manusiawi saja. Jangan membiarkan dosa apa pun tinggal dalam hidupmu. Bawalah semua dosa dan kelemahan di kaki salib Yesus dan minta pengampunan dan kuasa-Nya untuk mengubah hidup Anda hari lepas hari, agar melihat perubahan dan kemenangan yang makin nyata.

2019-10-10T17:40:04+07:00