//29/09/13 – Minyak urapan bagi Imam

29/09/13 – Minyak urapan bagi Imam

Minggu, 29 September 2013

MINYAK URAPAN BAGI IMAM

Bacaan Firman
Bacalah Imamat 10:1-7 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa kata Tuhan tentang seorang imam? (ayat 3).
2. Mengapa Tuhan memperlihatkan kemuliaanNya lewat imam? (ayat 7).

Sudahkah kita menyadari bahwa ada urapan Allah di atas dan di dalam diri kita ketika kita diurapi sebagai imam? Sadarkah kita bahwa Allah menyatakan kemuliaan dan kekudusanNya lewat kita sebagai imam yang karib dengan Tuhan? Musa berkata kepada Harun tentang tugas imam, “Inilah yang difirmankan TUHAN: Kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku,”(ayat 3). Rindukah Anda untuk bisa melihat kemuliaan Tuhan dinyatakan dalam hidup Anda? Akrablah dengan Tuhan. Mengapa Tuhan ingin menyatakan kemuliaan dan kekudusanNya lewat hidup kita? Taatilah perintah Tuhan. Musa berkata kepada Harun, “Janganlah kamu pergi dari depan pintu Kemah Pertemuan, supaya jangan kamu mati, karena minyak urapan TUHAN ada di atasmu,”(ayat 7). Apakah kita mempermainkan urapan Tuhan dengan keluar masuk hadirat Tuhan tanpa menghormatiNya? Kita perlu sadar bahwa jika kita sebagai seorang imam Allah tiba-tiba berbuat dosa, maka akibatnya adalah orang lain yang berada di bawah bimbingan kita atau mereka yang kita muridkan terkena dampak dosa kita tersebut. Jadi, kita perlu menjaga diri kita sedemikian rupa, bukan hanya di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Tuhan. Dalam bacaan hari ini, anak-anak Harun: Nadab dan Abihu, membawa api yang asing dan menaruh ukupan di atas api itu. Meski pun keduanya menjabat imam, tapi karena mereka melakukan yang tidak diperintahkan oleh Tuhan kepada mereka, “Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN,”(ayat 2). Ini adalah peringatan bagi kita sebagai imam-imam Allah, agar kita menghormati urapan Tuhan dalam hidup kita. Jangan meremehkan peringatan Tuhan tersebut. Sudahkah Anda menghargai urapan Tuhan itu?

Praktek
Pencerahan apakah yang Anda dapatkan hari ini? Apakah komitmen Anda sebagai seorang imam? Bagikan pengalaman Anda di komunitas Anda.

2013-08-24T04:33:30+07:00