//29/12/15 – Rumah Tuhan bagi kesejahteraan kota

29/12/15 – Rumah Tuhan bagi kesejahteraan kota

Selasa, 29/12/2015

RUMAH TUHAN BAGI KESEJAHTERAAN KOTA

M1 – Membaca firman di hadirat Kristus
Yeremia 29:7

 

M2 – Merenungkan firman di hadirat Kristus

1. Apakah artinya kata “mengusahakan,” bagi Anda pribadi?

2. Bagaimanakah Anda dapat mempraktikkan Yeremia 29:7?

Orang-orang Yehuda dibuang ke Babel menjadi tawanan, sehingga mereka mengalami guncangan karena perbedaan budaya, agama dan pemerintahan. Selama di Israel, mereka hanya menyembah satu Allah, tapi kini di Babel ada sekitar 2.500 dewa, sehingga mereka menjadi bingung. Selain itu, karena percaya pada nubuatan palsu bahwa mereka hanya akan tinggal selama dua tahun di Babel, mereka tidak membuat rumah yang permanen, tidak  mengusahakan ladang, tidak menikah dan tidak mempunyai anak. Mereka menunggu untuk pulang. Kemudian, Yeremia mengingatkan mereka bahwa masa pembuangan adalah 70 tahun. Mereka harus membuat rumah, bekerja, membangun komunitas, dan hidup seperti di wilayah mereka. Mereka harus hidup sebagai bangsa yang murni dengan membangun komunitas, karena komunitas akan menjaga mereka. Yeremia mengingatkan bahwa mengusahakan kesejahteraan Babel akan berdampak positif bagi mereka juga. Peduli pada kepentingan yang lebih besar membuat mereka disegani sebagai suatu bangsa. Bagaimana dengan kita? Apa yang bisa kita lakukan untuk mengusahakan kesejahteraan kota dan bangsa kita?

 

M3 – Mendengar dan melakukan firman Kristus

M4 – Membagikan firman Kristus

2015-11-27T02:44:10+07:00