//30/03/17 – Belajar mengingat korban Kristus di kayu salib

30/03/17 – Belajar mengingat korban Kristus di kayu salib

Kamis, 30/03/2017

BELAJAR MENGINGAT KORBAN KRISTUS DI KAYU SALIB

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

1 Korintus 11:17-34

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

1. Perhatikan, hal apakah yang dituliskan oleh Paulus bagi kita? (ay. 23-24a)

2. Apa yang Yesus katakan sesudah memecahkan roti? Apa perintahNya? (ay. 24b-c)

3. Meterai apakah yang ada dibalik cawan Perjamuan Kudus? Apa perintah Yesus bagi kita yang melakukannya? Apa yang terjadi ketika kita makan dan minum Perjamuan Kudus? (ay. 25-26)

 

PENGAJARAN:

Hal terpenting yang tidak boleh dilupakan dalam kehidupan kekristenan kita adalah makna Perjamuan Kudus. Karena, di dalam momen Perjamuan Kudus inilah kita diajar untuk mengingat kembali korban Yesus di kayu salib. Kita tidak boleh melupakan perkataan Yesus, “Inilah tubuhKu, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!” dan “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darahKu; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!” Mengapa kita harus mengingat kembali “Perjanjian Baru” dari Yesus ini? Karena, dahulu pun Musa membuat perjanjian dengan Allah dan orang Israel, sehingga Allah bertindak demi janji itu! Penulis kitab Ibrani berkata, “Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka,”(Ibr. 11:28). Kita harus belajar dan diajar untuk memahami kebenaran tentang korban Yesus di atas kayu salib, sebagai jaminan setiap orang Kristen di mana pun dia hidup dan berada. Paulus pun menegaskan tentang kuasa Perjamuan Kudus, “Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang,”(1 Kor 11:26). Sudahkah Anda berjalan dalam kuasa perjanjian salib ini? Biarlah kebenaran memerdekakan hidup Anda.

2019-10-17T12:01:25+07:00