//31/05/2020 – Ketekunan Berdoa dalam Tekanan

31/05/2020 – Ketekunan Berdoa dalam Tekanan

Minggu, 31/5/2020

 Ketekunan Berdoa dalam Tekanan

Bacaan harian setahun: Ayub 18-20; Kisah Para Rasul 4-5

Bacalah pasal-pasal ini di dalam hadirat Kristus; mintalah tuntunan Roh Kudus agar kita dapat mengerti gambar besar dari isi pasal-pasal yang dibaca.

 

Pendalaman (PB): Kisah Para Rasul 4:23-31

  1. Mengapa para murid berseru dan berdoa kepada Tuhan?
  2. Apa yang didoakan oleh para jemaat?

 

Renungan pendalaman:

Posisi doa para murid di zaman gereja mula-mula dengan kita sekarang berbeda. Dulu, ketika mereka berdoa, Allah menjawab dengan menggoyang tempat mereka duduk dan semuanya penuh Roh Kudus. Dengan cara itulah, para murid pergi memberitakan Injil. Kini, kita juga berdoa, tetapi karena tidak terlihat tanda-tanda jawaban doa yang kasat mata, kita menjadi takut untuk memberitakan Injil. Dalam berbagai tekanan, kita justru menjadi pasif karena takut, lalu berhenti berdoa. Padahal, seharusnya kita sadar bahwa kita memiliki hak yang sama kepada Bapa di surga untuk berdoa dan menerima jawaban doa dari-Nya. Tekanan hidup seharusnya membuat kita semakin tekun berdoa, seperti yang dilakukan oleh jemaat mula-mula, “Ya Tuhan, berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan Firman-Mu. Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus.” Tetaplah tekun berdoa, apalagi dalam tekanan. Jawaban doa itu pasti datang.

 

Renungan singkat: Kisah Para Rasul 4:31

Ketika para murid berdoa di zaman gereja mula-mula, goyanglah tempat mereka berdoa sehingga mereka penuh Roh Kudus dan mereka pergi untuk memberitakan Injil. Rindukah Anda untuk mengalami kuasa doa yang sama? Buatlah komitmen untuk berdoa dan bertindak saat ini juga.

2020-04-25T19:48:43+07:00