//31/12/2022 – Karunia tanpa Roh Anak

31/12/2022 – Karunia tanpa Roh Anak

Sabtu, 31/12/2022

Bacaan harian setahun: Maleakhi 3-4; Wahyu 21-22

Karunia tanpa Roh Anak

 

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus

1 Korintus 1:1-13

 

M2 – Merenungkan Firman di Hadirat Kristus

  1. Berapa banyakkah jemaat di Korintus memiliki karunia? (ay. 7)
  2. Hal apakah yang terjadi jika tidak memiliki roh anak? (ay. 10-13)

 

Renungan:

Salah satu masalah yang terjadi jika jemaat memiliki karunia, tetapi tidak mempunyai roh anak. Kondisi yang demikian akan menciptakan banyak masalah di dalam jemaat, karena mereka belum dewasa. Paulus menuliskannya tentang jemaat di Korintus, “Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karunia pun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus.” Mereka tidak kekurangan suatu karunia pun, yang berarti Roh Kudus begitu bebas bermanifestasi di antara anggota jemaat. Namun, karena tidak mempunyai roh anak, akibat yang terjadi justru sebaliknya. Kata Paulus, “… aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.” Paulus menjelaskan maksud peringatannya, “Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus. Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?” Ternyata, walaupun karunia Roh Kudus dicurahkan dengan limpah, tidak memiliki roh anak justru menimbulkan perselisihan dan perpecahan di antara jemaat. Mari bertumbuh dengan memelihara roh anak senantiasa!

2022-11-24T15:05:28+07:00