//31/08/13 – Melakukan kehendak Tuhan tanpa rasa takut

31/08/13 – Melakukan kehendak Tuhan tanpa rasa takut

Sabtu, 31 Agustus 2013

MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN TANPA RASA TAKUT

Bacaan Firman
Bacalah Amos 7:10-17 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Ancaman seperti apakah yang diterima oleh Amos agar ia tidak taat (ayat 10-13)?
2. Demi melakukan kehendak Allah, apa kata Amos (ayat 14-15)?

Bukalah hati Anda untuk membiarkan Tuhan berbicara ke dalam hati Anda melalui renungan Saat Teduh hari ini. Dalam renungan hari ini, kita melihat ancaman yang diterima oleh nabi Amos setelah ia menerima firman Tuhan untuk pergi dan bernubuat kepada kaum Israel. Sepertinya Amos tidak peduli dengan ancaman imam Amazia di Betel sehingga ia terus-menerus bernubuat, maka ia menerima ancaman paling serius dari imam Amazia, “Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah makananmu di sana dan bernubuatlah di sana! Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab inilah tempat kudus raja, inilah bait suci kerajaan,”(ayat 112-13). Meski Anda tahu apa kehendak Allah, tetapi jika Anda mendapat ancaman yang serius seperti itu, apa keputusan Anda? Apakah Anda akan mundur dan menyerah? Jangan lakukan itu. Mari, kita ingin melihat apa yang dilakukan oleh nabi Amos. Dengan beraninya, nabi Amos menjawab Amazia: “Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. Tetapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel,”(ayat 14-15). Luar biasa, keberanian nabi Amos. Demi menyenangkan Allah dengan menyampaikan nubuat kepada kaum Israel, maka ia siap menghadapi resiko apapun. Hal yang sama dapat kita tanyakan pada diri kita, jika karena mau taat untuk melakukan kehendak Tuhan, kita harus menghadapi ancaman bertubi-tubi seperti Amos, masih beranikah kita melakukan kehendak Allah? Jika Allah bersama kita, maka seperti Amos, kita pun pasti bisa melakukannya. Oleh karena itu, ambillah keputusan yang tegas dalam hati kita bahwa demi rencana Allah tergenapi, maka kita akan tetap maju dan melakukan kehendak Allah. Jadilah kuat di dalam kasih karunia Tuhan.

Praktek
Pencerahan apakah yang Anda dapatkan dari renungan Firman Tuhan hari ini? Bagikanlah kepada teman Anda di komsel.

2013-07-25T04:33:38+07:00