//31/10/12 – Pribadi yang bertanggungjawab

31/10/12 – Pribadi yang bertanggungjawab

Rabu, 31/10/2012

PRIBADI YANG BERTANGGUNGJAWAB

Bacaan Firman :
Bacalah 1 Tawarikh 17:16-27 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan di dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan.
1. Menurut Anda, mengapa doa Daud ini selalu mengutamakan sebutan ‘Engkau’?
2. Apa doa permohonan Daud? (ayat 26-27).

Bila kita membaca dengan seksama doa Daud ini, maka kita akan terkagum-kagum dengan Tuhan. Sebab, Daud menaikkan doa ini sebagai rasa syukurnya kepada Tuhan. Mengapa? Karena ia selalu menyebut, “Tuhan,” atau “Engkau,” atau “Mu,” sebagai Pribadi yang berdaulat atau PIC atau bahasa yang lebih kerennya adalah God’s in charge. Ini merupakan pengakuan dari hati yang tulus dan murni yang terucap keluar dari mulutnya. Daud mengaku bahwa Tuhanlah yang merancangkan semua hal-hal yang indah dan luar biasa ini atas Daud. Ia berdoa, “Siapakah aku ini, ya TUHAN Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini? Dan hal ini masih kurang di mata-Mu, ya Allah; sebab itu Engkau telah berfirman juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang, ya TUHAN Allah. Apakah lagi yang dapat ditambahkan Daud kepada-Mu dalam hal Engkau memuliakan hamba-Mu ini? Bukankah Engkau yang mengenal hamba-Mu ini? Ya TUHAN, oleh karena hamba-Mu ini dan menurut hati-Mu Engkau telah melakukan segala perkara yang besar ini dengan memberitahukan segala perkara yang besar itu,”(I Tawarikh 17:16-19).

Jadi, Daud mempercayakan diri dan keluarganya sepenuhnya kepada PIC atau Pribadi yang bertanggung jawab atas hidupnya. Daud tidak perlu kuatir lagi, karena Allah berkewajiban untuk memenuhi apa yang telah dijanjikan. Akhirnya, Daud berdoa dengan rasa syukur, “Oleh sebab itu, ya TUHAN, Engkaulah Allah dan telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu. Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab apa yang Engkau berkati, ya TUHAN, diberkati untuk selama-lamanya,”(I Tawarikh 17:26-27). Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda percaya bahwa Allah berdaulat penuh atas hidup Anda? Bukankah Tuhan memiliki rancangan yang hebat dan luar biasa atas masa depan Anda? Bersyukurlah kepada Dia.

Praktek
Pernahkah Anda berdoa dengan penuh rasa ucapan syukur bahwa Tuhan telah menyediakan masa depan yang terbaik bagi Anda? Percayakah Anda bahwa Tuhan memiliki rancangan yang indah atas masa depan Anda? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

2012-09-28T09:56:56+00:00