//31/10/13 – Menjadi manusia seutuhnya #3

31/10/13 – Menjadi manusia seutuhnya #3

Kamis, 31 Oktober 2013

MENJADI MANUSIA SEUTUHNYA #3

Bacaan Firman
Bacalah Markus 12:28-31 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apa jawaban Kristus atas pertanyaan orang Farisi tentang hukum yang terutama? (ayat 28-30).
2. Apakah hukum yang kedua? (ayat 31).

Akhirnya, kita mengerti bahwa untuk menjadi murid yang taat sepenuhnya, maka kita perlu dipulihkan terlebih dahulu. Banyak murid Kristus yang telah lahir baru, tapi ketika mereka mencoba untuk mentaati perintah Kristus seperti yang diajarkan dalam Matius 28:19-20, mereka sulit untuk taat. Mereka mencoba melangkah pada tindakan ketaatan, tetapi gagal total. Masih ada langkah-langkah yang terabaikan. Mari, kita mengulang 3 poin (langkah) mentaati perintah Tuhan dalam Markus 12:29-31.

Menerima kemuliaan (kasih Agape) dari Allah Tri Tunggal yang esa

|

Semua unsur-unsur hidup kita berintegrasi sehingga kita dapat mengasihi Tuhan dengan SEGENAP keberadaan kita

|

Barulah kita dapat saling mengasihi.

Ketika jiwa kita terus-menerus disentuh oleh kasih Agape yang mengalir dari roh kita, maka jiwa kita makin berintegrasi, prefrontal cortex kita semakin dipulihkan, sehingga otak kiri dan kanan kita berpadu. Tidak hanya itu, memori-memori bawah sadar kita juga tersingkap, baik memori yang positif maupun yang negatif. Dengan pertolongan Tuhan, kehendak bebas (roh) kita bersedia mengambil keputusan untuk melakukan pembaharuan pikiran dan perjumpaan dengan Bapa. Semakin kita mempraktekkannya, maka makin pulihlah jiwa kita. Akhirnya, akal budi kita yang terpadu menguasai tubuh kita untuk menghasilkan buah Roh.  Dengan demikian, kata-kata Yesus menjadi sangat berkuasa atas hidup kita, “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini,”(ayat 29-31).

Praktek
Milikilah visi menjadi manusia seutuhnya, yaitu menjadi serupa dengan Kristus dan ceritakan berkat-berkat yang Anda dapatkan dalam praktek ini kepada orang-orang yang membutuhkannya.

2019-10-04T13:44:55+07:00