//7 Penyebab “M-B-A” (Married By Accident) part. 1

7 Penyebab “M-B-A” (Married By Accident) part. 1

2. “Aw-Ban” (keras kepala = terlalu lama mempertahankan hubungan yang tidak berjalan dengan baik)
* Penyebabnya:
Pikiran bahwa benar-benar mencintai seseorang dan tidak dapat hidup tanpanya adalah ibarat batu karang yang membuat seseorang tenggelam ke dasar laut.
Cinta Buta…Anda sedang ditipu dan penipunya adalah Anda sendiri.
Saling berhubungan secara fisik akan semakin “membutakan cinta yang sudah buta”.
* Bahayanya:
Ketergantungan secara emosional akan membuat Anda tidak mampu mempercayai nasihat dan teguran siapapun, bahkan sekalipun itu datangnya dari TUHAN sendiri.
Bagaikan orang yang kecanduan narkoba, semakin hari maka semakin besar dosis yang dibutuhkan dan ia akan semakin tergantung dan masa depannya akan semakin rusak.
* Obatnya:
Diperlukan tindakan drastis untuk memutuskan ketergantungan emosional kepada sebuah hubungan yang sudah mengganggu kehidupan normal Anda, baik kehidupan rohani dengan Tuhan maupun kehidupan sosial dengan keluarga dan teman-teman lainnya.
Jika Anda diperlakukan dengan tidak hormat, sembrono atau tidak baik, itu adalah tanda-tanda bahwa Anda terlalu lama menahan. Jika Anda berharap bahwa orang itu akan berubah sementara Anda masih pertahankan hubungan dengannya, itu hanyalah mimpi dan tidak mungkin terjadi. Berhentilah dan serahkan proses pertobatan dirinya kepada Tuhan sendiri dan teman-teman lain yang melayaninya.
Komunitas Sel yang sehat dan pemuridan “one on one” akan menolong Anda menemukan kehidupan yang baru untuk memulihkan ketergantungan hidup selama ini dari dirinya.

3. “Cu-Pu” (Culun Punya = tidak selalu tanggap membaca tanda-tanda bahaya dalam sebuah relasi)
* Penyebabnya:
Emosi-emosi yang menguasai diri kita saat hormon asmara sudah mulai merasuki hati dan alam imajinasi.
Imajinasi atau khayalan menjadi sebuah kekuatan yang sanggup menggerakkan emosi kita untuk mengeluarkan perkataan dan melakukan perbuatan yang tidak ada bedanya dengan orang yang “culun” ( = bodoh, naïf ).
* Bahayanya:
Kepekaan diri terhadap hal-hal yang tidak benar mendadak dapat menjadi padam atau melemah dalam diri kita, jika imajinasi atau khayalan romantis telah menjadi konsumsi rutin sehari-hari kita.
* Obatnya:
Carilah orang-orang yang rohani yang dapat dipercaya untuk menilai kehidupan Anda dan mengarahkannya. Pelayanan Bimbingan PraNikah (BPN) Abbalove menyediakan pelayanan konseling bagi rekan-rekan yang membutuhkannya.
Ingat! mengikuti konseling di pelayanan BPN area bukan selalu berarti Anda sedang menyiapkan pernikahan, tapi Anda sedang membutuhkan nasehat dan arahan supaya tidak terjebak masuk dalam hubungan yang berakhir dengan “M-B-A”.

2019-10-09T06:03:42+07:00