///9 Hal Kecil yang Bisa Dilakukan Direktur & Manajer

9 Hal Kecil yang Bisa Dilakukan Direktur & Manajer

Kita seringkali dipacu untuk mengejar big dreams, big targets, big changes atau quantum-leap (lompatan besar) dalam bekerja. Namun, kadang-kadang kita perlu jeda, berhenti sejenak dan menjauhi hal-hal besar yang terus “mengejar” kita untuk dicapai, dan beralih kepada hal-hal kecil yang sering terlupakan tetapi akan membawa dampak yang besar ketika diperhatikan.

Dalam sebuah buku berjudul The Power of Small: Why Little Things Make all the Difference, Linda Kaplan Thaler and Robin Koval berpendapat bahwa “lebih besar” tidak selalu lebih baik. Bahkan, para penulis ini menantang kita semua bahwa tindakan yang terkecil seperti kata-kata dan gerak tubuh dapat menciptakan dampak imbalan jangka panjang yang besar. Singkat cerita, kesediaan seorang direktur atau manajer untuk memberikan perhatian pada hal-hal kecil di dalam perusahaan akan memberikan atmosfer kerja yang menakjubkan. Untuk membuktikannya, Anda dapat melakukan uji coba tentang hal ini.

Mari kita coba dengan 9 hal kecil berikut ini:

1. Tunjukkan kepedulian melalui perilaku sopan santun.
Mulailah dengan kata “silakan”, “tolong”, “maaf” dan “terima kasih”. Ketika kita menunjukkan kepedulian dengan kata-kata yang santun, orang lain akan merasakan kepedulian kepada diri kita.

2. Selalu sebutkan namanya.
Apa perasaan Anda ketika ada yang memanggil Anda tanpa menyebut nama? Bagaimana dengan keluarga staf Anda, apakah Anda mengenal nama-nama mereka? Sebuah nama mewakili identitas seseorang. Dengan menyebutkan nama orang, kita memberikan rasa hormat kepada orang lain tersebut.

3. Menunjukkan sikap positif walaupun sedang mengalami masalah.
Bila Anda datang ke ruang meeting dengan postur tubuh tegap, ekspresi wajah tetap bersemangat dan suara yang tetap antusias walaupun Anda sedang mengalami masalah berat, sebenarnya Anda sedang menular semangat positif ke dalam tim Anda. Pemimpin besar membawa energi positif ke setiap ruangan ke mana mereka masuk, dan menanamkannya melalui setiap ucapan yang mereka miliki.

4. Tersenyum saat berjumpa karyawan.
Tiada hal yang lebih menyejukkan hati karyawan dibandingkan senyum seorang atasan di hari kerja yang berat. Senyum akan meringankan beban dan stres dalam teamwork. Pastikan banyak menebar senyum (pada waktu yang tepat, tentunya).

5. Jangan memotong pembicaraan.
Sebagai atasan, ijinkan anak buah atau karyawan Anda menyelesaikan apa yang mau ia katakan. Siapa tahu ada data atau informasi penting yang perlu Anda perhatikan dan akan membawa dampak besar kepada target Anda. Lagi pula, ketika Anda mengerem mulut, memasang telinga untuk menyimak perkataan karyawan, maka si karyawan merasa kehadirannya dihormati oleh atasan. Ini adalah salah satu cara memotivasi karyawan dengan biaya gratis tetapi ampuh.

6. Ganti rutinitas.
Jika biasanya Anda melakukan meeting staf di kantor, sekali-kali ganti rutinitas ini. Lakukan meeting di mal atau di kafe, atau di kantin. Cobalah ganti atmosfer beberapa bulan atau minggu sekali, dan Anda akan melihat perbedaannya. Karyawan Anda akan lebih terbuka, lebih bersahabat dan suasana lebih cair, daripada selalu meeting secara rutin di ruang rapat dengan meja yang panjang dan besar. Anda juga bisa berganti layout meja kerja Anda, letak komputer, letak printer, dsb (jika situasi memungkinkan).

7. Bawa cemilan sebagai kejutan.
Sekali-kali Anda dapat memberikan kejutan kepada tim Anda dengan membawa cemilan yang enak untuk dimakan bersama. Ijinkan mereka waktu sejenak, misalnya 15 menit, untuk menikmati makanan yang Anda bawa sambil mengobrol dengan tujuan membangun hubungan dan mencairkan kebekuan. Ketika seseorang mengalami suasana dan perasaan yang positif, mereka akan makin termotivasi untuk berkarya.

8. Lakukan peregangan fisik singkat setelah beberapa jam bekerja.
Anda bisa berjalan menuju toilet sambil menggerak-gerakkan badan dan kepala/leher, atau wall push-up untuk melenturkan otot-otot lengan dan pundak yang kaku, atau berjalan naik atau turun tangga sebanyak 3 sampai 4 lantai. Peregangan singkat semacam ini akan membuat tubuh Anda bergerak dan segar kembali, dan siap untuk bekerja kembali.

9. Mulailah gerakan hidup sehat.
Ajak seluruh karyawan Anda untuk melakukan gerakan hidup sehat. Misalnya, tiap hari Jumat di minggu kedua, seluruh catering kantor tidak mengandung daging; atau setiap hari Kamis, setiap karyawan tidak menggunakan lift kantor, tetapi harus menggunakan tangga. Kebiasaan-kebiasaan ini sederhana dan mudah dilakukan, namun benar-benar akan menghasilkan perbedaan yang nyata dalam suasana kerja.

2019-10-17T16:48:00+07:00