///9 Kiat penting menuju kesuksesan karir

9 Kiat penting menuju kesuksesan karir

7. Bagaimana profil profesi yang Anda pilih di masa akan datang? Apakah profesi itu memiliki prospek bagus? Atau justru cenderung akan meredup dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun? 
8. Apakah profesi Anda termasuk profesi dengan upah yang cukup baik (layak, bukan berlebihan/mewah) di dunia kerja saat ini? Sudahkah Anda melakukan riset tentang profesi yang Anda ingin tekuni?
9. Apakah Anda sudah berusaha meningkatkan wawasan dan pengetahuan Anda mengenai pekerjaan, perusahaan, dan karier yang sesuai dengan harapan? Apakah Anda sudah mencari nasihat dari orang-orang yang lebih senior dan lebih dahulu sukses?

 

Jawaban Anda terhadap kesembilan pertanyaan ini memandu Anda untuk menentukan karir yang paling tepat untuk Anda, secara jangka panjang. Tanpa panduan ini, mudah sekali bagi kita semua untuk terjebak di dalam bidang karir yang salah (tidak tepat untuk diri kita, tidak sesuai dengan kompetensi/harapan/minat kita). Jika Anda sudah terlanjur meniti karir di suatu bidang dan mulai bertanya-tanya apakah bidang karir itu tepat bagi Anda, cermati gejala-gejala Anda berada pada karir yang salah berikut ini.

1. Tidak bahagia dengan apa yang dikerjakan sekarang: Mudah mengeluh tentang pekerjaan, sering mengatakan hal-hal yang negatif tentang pekerjaan yang sedang dilakukan, banyak membahas tentang rumitnya pekerjaan, suka berbicara negatif tentang atasan dan/atau rekan kerja.

2. Tidak bangga (atau bahkan malu) dengan pekerjaan sekarang: tidak suka/nyaman membicarakan pekerjaan karena merasa malu, cenderung  mengalihkan pembicaraan jika menyentuh topik pekerjaan, tidak antusias sama sekali untuk memperbincangkan pekerjaan.

3. Mudah menyerah: Ketika menghadapi tantangan atau kesulitan di dalam pekerjaan mudah menyerah, cepat kehilangan gairah, tidak memiliki ketahanan dan ketekunan untuk menyelesaikan pekerjaan hingga tuntas, tidak produktif.

4. Merasa terjebak di dalam karir dan pekerjaan yang sedang digeluti: Merasa tidak nyaman berada di lingkungan pekerjaan, selalu mempersalahkan diri sendidri karena keputusan pekerjaan, merasa sudah terlambat untuk berganti pekerjaan/karir (karena faktor usia, dsb).

5. Merasa bosan luar biasa: Merasa waktu kerja berjalan sangat lambat, tidak betah menjalani jam-jam kerja yang ada, terlalu antusias menjelang libur mingguan namun kehilangan semangat menjelang awal minggu kerja, malas-malasan dalam melakukan pekerjaan.

 

Jika lima gejala di atas ada pada keseharian Anda, ini berarti Anda sedang berada pada pekerjaan/karir yang tidak tepat. Agar Anda tidak mengalami hal-hal di atas, dan setelah menjawab sembilan pertanyaan sebelumnya, sangatlah baik jika Anda mendengar nasihat yang tepat tentang pilihan profesi Anda ke depan, di antaranya yang berupa sembilan kiat penting menuju kesuksesan karir berikut ini:

1. Kenali kelemahan Anda. Anda harus bisa mengenali hal hal apa saja yang perlu ditingkatkan supaya bisa menjadi excellent (di atas rata-rata, luar biasa baik/unggul) di jalur yang dipilih. Apa saja yang perlu Anda lakukan atau perbaiki agar Anda bisa mencapai kesuksesan?

 

2. Temukan komunitas yang positif. Berkumpullah dengan orang orang yang penuh dengan cita cita dan target dalam hidupnya, agar Anda bersemangat dan turut merasakan energi serta antusiasme mereka. Ingat pepatah kuno ini, “Anda tidak akan menjadi seekor elang jika Anda selalu berkumpul dengan sekelompok ayam”.

 

3. Ucapkan hal-hal yang positif pada diri sendiri. Kontrollah segala pembicaraan Anda dengan diri Anda sendiri. Pilih kata yang positif, dan teruslah berbicara pada diri sendiri secara positif. Anda tidak akan pernah sukses jika Anda melihat diri Anda sebagai sosok yang tidak berharga dan selalu berkata pada diri sendiri bahwa Anda tidak bisa. Apabila Anda ragu terhadap diri Anda, maka dunia akan ragu terhadap Anda.

 

4. Miliki mentor yang tepat. Jangan memulai sesuatu dari awal, carilah dan temukan seorang mentor yang lebih senior untuk menginspirasi pertumbuhan karir Anda. Sudah banyak orang yang lebih senior daripada Anda yang melakukan kesalahan-kesalahan yang amat mahal. Belajarlah dari mereka agar Anda tidak mengulangi kesalahan yang sama.

 

5. Jangan bekerja untuk uang, melainkan bekerjalah untuk melayani orang lain. Bekerjalah dengan segenap hati dan potensi untuk mendorong perusahaan Anda berkembang. Fokus Anda dalam bekerja adalah berprestasi dan memberikan kontribusi terbaik kepada perusahaan. Apa yang Anda tabur secara otomatis akan Anda tuai pada waktunya. Ubah tujuan Anda di dalam bekerja, maka Anda akan mengalami gairah baru dan tuaian yang baru pula di dalam bekerja.

 

6. “Stay foolish, stay hungry.” Ini adalah motto yang pernah diucapkan oleh Steve Job, pendiri Apple. Jadilah orang “terbodoh” di perusahaan Anda. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang cakap dan yang berpretasi dalam bekerja, anggaplah semua orang lain adalah guru yang dapat membagikan pelajaran berharga kepada Anda, tetaplah rendah hati dan jangan pernah merasa diri Anda sudah pintar hingga berhenti belajar, hauslah akan pengetahuan dan selalulah lakukan perbaikan kualitas diri.

 

7. Terapkan disliplin tinggi. Untuk mewujudkan cita-cita akan karir yang terus berkembang dan meningkat, diperlukan disiplin dalam  daya juang dan dedikasi pada perusahaan. Di sisi lain, usahakan untuk tidak berdedikasi hanya karena ingin mendapatkan peningkatan karir semata (misalnya, promosi jabatan). Lakukan semua pekerjaan dengan disiplin yang tinggi, dan sertai dengan prestasi yang menonjol sesuai bidang kompetensi Anda.

 

8. Bangun jejaring. Pekerjaan yang Anda lakukan sehari-hari pasti terkait dengan orang lain, departemen/divisi lain, atau bahkan perusahaan lain. Oleh karena itu, Anda perlu menunjukkan sikap bersahabat, selalu bersedia membantu orang lain, serta menghargai bantuan atau karya orang lain. Praktikkan juga hubungan komunikasi yang baik dengan sesama bawahan maupun atasan, serta jangan lupa untuk mengucapkan kata terima kasih atas bantuan dan kerja sama mereka. Semua hal ini akan membangun jejaring profesional bagi Anda, yang bermanfaat besar hingga sepanjang umur karir dan hidup Anda.

 

9. “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya.” Inilah inti dari semua kiat sebelumnya, dan inilah yang perlu menjadi prioritas dari segala prioritas karir Anda. Anda mungkin berpikir bahwa Anda bisa mengendalkan kepandaian dan kekuatan diri, tetapi  suatu saat akan ada “badai dan kesulitan” yang tidak akan Anda bisa hadapi sendiri tanpa mengandalkan Tuhan. Selalu mintalah hikmat dan pimpinan Tuhan untuk membimbing kita di dalam jalan-jalan yang benar.

Kesimpulan dari artikel ini adalah jika Anda benar-benar ingin meniti karir dengan baik menuju kesuksesan di suatu perusahaan, lakukanlah perencanaan awal yang teliti dan detil untuk menemukan bidang profesi yang tepat bagi Anda, kemudian bangun karir itu dengan mempraktikkan kiat-kiat sukses yang tepat.

2019-10-17T15:08:06+07:00