//Allah yang Memerintah dalam KerajaanNya

Allah yang Memerintah dalam KerajaanNya

ALLAH YANG MEMERINTAH DALAM KERAJAANNYA

Bila diamati sungguh-sungguh, maka seluruh Perjanjian Baru hanya berbicara tentang Injil Kerajaan Allah, kecuali Efesus 1:13 tentang Injil Keselamatan. Jika ada Kerajaan Allah, maka Allah adalah Raja yang memerintah kerajaan tersebut. Itulah sebabnya kotbah Yesus yang pertama "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"(Matius 4:17). Artinya Allah segera memerintah kembali atas manusia seperti di taman Eden dulu. Tetapi bagaimana pemerintahan Allah dapat terjadi? Yesus memberikan 3 kunci untuk jalan keluar. Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."(Matius 11:28-30).

1. Pikullah kuk yang Kupasang
Arti lain dari memikul kuk adalah mengikut Tuhan Yesus. Bagaimana caranya mengikuti Yesus? Kita membangun keintiman dengan Dia. Yesus Berdoa, “Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan,”(Yoh 17:24). Kata bersama-sama dengan Aku artinya kita harus terus-menerus menyadari kehadiran Yesus 24 jam sehari di dalam hidup kita. Banyak orang yang hanya menyadari kehadiran Yesus cuma selama 2 jam dalam ibadah raya atau sekali setahun dalam perayaan natal.

2.  Belajarlah kepadaKu
Sikap apakah yang harus kita pelajari dari Yesus? Kredit poin terbanyak yang dituntut dari kita adalah lemah lembut dan rendah hati. Untuk mengalami sikap ini, maka proses Sekolah Kehidupanlah yang menjadi pelajaran yang paling cocok untuk menyadari hal ini. Ketika kita bangun pada pagi hari, kita harus berkata, “Selamat pagi Tuhan, aku siap belajar bersama-sama Engkau hari ini. Karena bersama Engkau, maka hari ini akan menjadi hari yang menyenangkan. Terima kasih Tuhan, aku sambut hari ini di dalam nama Yesus.” Dengan demikian, Tuhan menuntun kita untuk belajar banyak hal, baik dalam pekerjaan maupun hal-hal lain. Karena Allahlah yang memerintah atas hidup kita. 

3. Jiwamu akan mendapat ketenangan.
Ketika Allah memerintah atas hidup kita, maka kita akan diubah menjadi serupa dengan Yesus. Hanya orang yang dekat dengan Yesuslah yang mendapat ketenangan di dalam jiwanya. Hal ini yang membuat Paulus berkata, “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku,”(Galatia 2:20). Maukah kita hidup dalam pemerintahan Allah setiap hari? Mari, mulailah sejak saat ini. 

2019-09-26T19:23:11+00:00