//Bahan Komsel Minggu III Oktober 2009

Bahan Komsel Minggu III Oktober 2009

DARI LUBANG SUMUR KE TAHTA MESIR

Yusuf ialah seorang tokoh istimewa di dalam Alkitab (Kej 49:26). Perjalanan hidupnya penuh dengan penderitaan dan tekanan. Tetapi akhir hidupnya happy-ending! Pasti ada sesuatu yang istimewa yang bisa kita pelajari dari tokoh yang satu ini. Mari kita mulai…

A. UP -> FIRMAN KERAJAAN (KINGDOM ENCOUNTER)
Apakah Anda masih ingat kisah Yusuf, sejak ia berusia 17 tahun hingga ia menjadi wakil Fir’aun? Coba cari pasangan berdua-berdua, lalu saling ceritakan singkat dengan pasangan Anda dalam 5 menit! (Kej 37-50)

Mari kita baca Kej 49:22-26
Coba diskusikan 4 kualitas teladan Yusuf bagi semua orang percaya, sebagai duta Kerajaan Allah!

B. IN -> INTER-RELASI (KINGDOM COMMUNITY)
Mari kita saling sharing di dalam kelompok kecil (pemuridan):
* Dari 4 kualitas teladan Yusuf, 1 hal apa yang paling perlu ditingkatkan dalam hidup Anda?
* Komitmen apa yang Anda ingin buat, sehubungan dengan pertanyaan di atas?
* Dari 4 kualitas teladan Yusuf, 1 hal apa yang Anda pernah berpengalaman bersama Allah, yang dapat membangun rekan-rekan lain? Ceritakanlah!

Rangkuman:
1.Yusuf menghasilkan buah (ayat 22).
Agar suatu pohon menghasilkan buah, perlu dibersihkan (Yoh 15:2). Hidup Yusuf penuh penderitaan dan tekanan, sebagai proses dari Allah bagi Yusuf menghasilkan buah. Bahkan hingga mengatasi tembok, dapat dinikmati bukan hanya oleh orang-orang yang berada di dalam komunitasnya, tetapi juga orang-orang di luar komunitasnya.

2.Yusuf bertekun dalam menggenapi tujuan Allah dalam hidupnya (ayat 23-24a).
Panah bicara tentang ketajaman visi Allah dalam hidup Yusuf. Dan Yusuf terus bertahan di dalam mencapai visi tersebut, hingga akhir hidupnya (Ef 2:10).

3.Yusuf bergantung sepenuhnya pada Allah (ayat 24b).
Domba adalah hewan yang bergantung sepenuhnya pada gembalanya (Yoh 10:11).

4.Yusuf bersikap lemah lembut dalam menghadapi setiap penderitaan, hingga ia menjadi seorang yang paling istimewa (ayat 26).
Yusuf menyerahkan hak-haknya pada Allah, sehingga ia beroleh kasih karunia untuk memilih menjadi tidak pahit setiap kali mengalami penderitaan. Itulah sebabnya ia menjadi seorang teristimewa, sehingga ia dipercayakan memerintah seluruh tanah Mesir (Mat 5:5).

C. OUT -> TRANSFORMASI MELALUI DOA SEPAKAT (KINGDOM TRANSFORMATIONAL PRAYER)
Pokok doa:
1.Agar setiap kita belajar mempraktekkan kualitas teladan yang sudah ditunjukkan oleh Yusuf.
2.Agar melalui praktek tersebut, para duta Kerajaan Allah menjadi garam dan terang melalui perbuatan baik yang menjawab kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Pilihan lagu: Jadikan Ku Hamba Setia KepadaMu, Kaulah Tuhan Yang Berjanji.

Mari kita hafalkan: Kej 50:20
Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

2019-10-04T03:01:03+00:00