//Bahan Komsel Minggu IV April 2009

Bahan Komsel Minggu IV April 2009

BAGAIMANA CARA HIDUP DALAM KETULUSAN

Tentu kita semua setuju, apabila dikatakan ketulusan itu sangat penting, sekaligus sudah menjadi sangat langka dalam kehidupan masyarakat kita saat ini. Lawan dari ketulusan adalah kemunafikan. Sejak jaman Yesus hingga saat ini, sekian banyak orang berbalik dari Tuhan, karena mereka menemukan adanya kemunafikan pada sebagian orang yang mengaku percaya pada Allah (Mat 23:13-15). Itulah sebabnya Yesus bersikap begitu keras terhadap kemunafikan, bahkan hingga Ia menghardik dan mengutuk orang-orang yang munafik.

A. UP -> FIRMAN KERAJAAN (KINGDOM ENCOUNTER)
Apa langkah-langkah rahasia Daud, hingga ia dapat hidup dalam ketulusan? (Maz 26:1-7)

B. IN -> INTER-RELASI (KINGDOM COMMUNITY)
Mari kita saling sharing di dalam kelompok kecil (pemuridan), melalui pertanyaan-pertanyaan berikut:
– Apa itu ketulusan, menurut kata-katamu sendiri? Apa itu kemunafikan?
– Dosa apa yang masih kamu sembunyikan dari terang Kristus sampai saat ini?
– Kapan terakhir kali kamu mencari wajah Tuhan dengan segenap hati?
– Apakah kamu masih berada di bawah pengaruh pergaulan yang buruk?

Rangkuman:
Ketulusan adalah menjadi sama dengan aslinya, yang kelihatan di luar (penampilan kita) sama dengan apa yang ada di dalam hati kita. Menjadi tulus berarti tidak pura-pura, tanpa topeng dan tidak samar. Iblis adalah penyamar ulung (II Kor 11:14). Itulah kemunafikan. Akar kemunafikan adalah hati yang tidak dipersembahkan sepenuhnya kepada Allah (Mat 15:7-9). Itulah sebabnya hukum yang terutama adalah mengasihi Allah dengan segenap hati. Inilah inti kekristenan sejati dan kunci untuk menjadi tulus, tanpa itu percuma kita beribadah (Mat 22:37-38 ; Rom 12:1). Langkah-langkah teladan Daud hidup dalam ketulusan adalah (Maz 26:1-7):
1.Senantiasa menguji & menyelidiki hati kita setiap hari (ayat 2)
2.Merenungkan & melakukan firman Tuhan (3)
3.Tidak hidup di bawah pengaruh pergaulan yang buruk (4-5)
4.Mengaku apabila kita jatuh ke dalam dosa, agar kita dibasuh oleh darah Yesus (6)
5.Mempersembahkan korban pujian & syukur kepada Allah setiap hari (7)

C. OUT -> TRANSFORMASI MELALUI DOA SEPAKAT (KINGDOM TRANSFORMATIONAL PRAYER)

Pokok doa:
1.Agar setiap kita bertobat dari jalan-jalan yang salah, dan berbalik pada Allah.
2.Agar kita dapat mempraktekkan ketulusan dalam hidup kita sehari-hari di rumah, di tempat kerja dan di komunitas kita, supaya budaya Kerajaan Allah dapat disebarluaskan.

Pilihan lagu: Hanya Dekat KasihMu Bapa, Basuh Aku Di Dalam DarahMu.

Mari kita hafalkan: Mazmur 26:2
Ujilah aku, ya Tuhan, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku

2019-10-05T01:33:48+00:00