//Bahan Saa Teduh 21 – 27 Jun 2010

Bahan Saa Teduh 21 – 27 Jun 2010

Senin 21/06/10

MEMILIKI HATI KRISTUS YANG BENAR

PERENUNGAN
Bacaan Firman Tuhan hari ini: Matius 5:20, 48; 2 Petrus 1:3-4

M1 (Menerima)
Bacalah Injil Matius 5:20, 48; 2 Petrus 1:3-4 dengan hati yang haus sambil berdoa.

M2 (Merenungkan)
1.Hati yang bagaimanakah yang Tuhan ingin kita miliki? (Matius 5:20, baca juga Lukas 6:36).
2.Bagaimanakah standar hidup keagamaan orang-orang di dalam Kerajaan Allah? (Matius 5:20).
3.Hal apakah sebenarnya yang telah kita miliki di dalam manusia batiniah kita? (2 Petrus 1:3-4).

Pada minggu ini kita akan mulai mempelajari bagaimana membiarkan hati Kristus menjelma ke dalam hati kita. Ingatlah bahwa Kristus telah tinggal secara menetap di dalam diri kita. Ia mau agar hatiNya menjadi hati kita. Banyak orang Kristen, walaupun telah menerima Kristus, namun belum mengadakan pertukaran hati. Hati mereka masih hati yang lama, yaitu hati yang dipenuhi dengan segala kejahatan, seperti : percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan dan kebebalan. (Markus 7:20-23)
Kristus telah tinggal di dalam kita. Hati Kristus adalah potensi hati kita yang maksimal. Namun, apakah hati Kristus tersebut telah merembes ke dalam hati kita, dan menggantikan hati kita yang jahat? Suatu hari, Tuhan memberikan saya sebuah ilustrasi. Kristus yang berada di dalam hati kita adalah seperti sebungkus madu dengan propilis tinggi, yang telah dicelup ke dalam segelas air mentah yang dingin. Madu yang menggambarkan Kristus tersebut telah berada di dalam air mentah yang dingin, tetapi masih terbungkus plastik. Apa akibatnya? Madu tidak dapat larut dan bercampur dengan air mentah yang dingin. Apalagi di tengah kondisi air yang dingin, madu sulit larut. Akibatnya, air mentah tetap air mentah yang penuh dengan kuman-kuman yang menimbulkan berbagai penyakit. Namun apabila madu yang mengandung propilis tinggi itu larut, maka madu (+ propilis) itu pun menjadi manunggal (larut) dengan air mentah yang banyak kuman-kumannya. Akibatnya, kuman-kuman pun menjadi mati, maka air pun menjadi air madu yang manis. Propolis adalah zat yang bersifat anti septik, yang dapat membunuh kuman. Apabila air dipanaskan, maka proses pelarutan dapat terjadi lebih cepat.
Demikian juga hati kita. Kristus adalah seperti madu yang berkadar propilis tinggi. Tetapi agar Kristus merembes dan menyingkirkan kejahatan-kejahatan kita, kita harus membiarkan plastik-plastik penghalang di hati kita tersingkir. Kita juga harus membiarkan panas (api Roh Kudus) bekerja di dalam hati kita. (NB. : Contoh di atas jangan dipraktekkan bila bukan dengan madu berkadar propilis tinggi).

M3 (Melakukan)
Bagaimana caranya saya mempraktekkan kebenaran-kebenaran baru yang saya peroleh dari bacaan di atas.

M4 (Membagikan)
Ceritakanlah kebenaran-kebenaran baru yang Anda peroleh kepada orang lain (keluarga, rekan bisnis, teman kantor, dll).

PENDALAMAN

MENGGALI LEBIH DALAM Lukas 6 : 37 – 42.

Pilihlah metode induktif untuk meneliti topik bacaan Alkitab di atas (Lihat metode Pendalaman sesuai yang sudah ada di warta abbanews).

PENDALAMAN LEBIH LANJUT

MENGGALI LEBIH DALAM DAN LUAS : I Yohanes 1 – 2

Pilihlah salah satu metode penelitian Alkitab untuk meneliti topik tersebut di atas lebih dalam dan lebih luas. Misalnya: metode induktif seperti Pendalaman untuk meneliti suratan I Yohanes 1-2

2019-09-29T17:32:24+00:00