//Bahan Saat Teduh 30 – 31 Jan 2012

Bahan Saat Teduh 30 – 31 Jan 2012

Senin, 30/01/2012

SIKAP SEORANG MURID

Bacaan Firman
Bacalah Matius 28:19-20

Pertanyaan renungan:
1. Apakah Anda melakukan apa yang diperintahkan oleh Yesus kepada Anda?
2. Bagaimana sikap Anda ketika mendengar perintah ini?

Kerinduan Tuhan adalah kita menjadi murid yang taat untuk memuridkan orang lain juga agar mereka pun taat kepada perintah Tuhan. Kita tidak akan bisa memuridkan orang lain secara maksimal jika kita sendiri tidak dimuridkan. Sekolah pemuridan adalah sekolah ketaatan. Sikap yang harus dikembangkan di dalam proses pemuridan adalah:
1. Sikap hati seorang anak yang tunduk dengan pemurid kita.
2. Sikap hati yang taat.
3. Sikap hati yang transparan.
Tanpa ketiga sikap ini, kita tidak akan mencapai kemaksimalan kita di dalam proses pemuridan. Bagaimana dengan sikap kita saat ini? Sudahkah kita dimuridkan oleh orang lain? Sudahkah kita memuridkan orang lain? Sudahkah kita mengembangkan ketiga sikap ini sebagai seorang murid?

Renungan firman:
Perubahan paradigma apakah yang terjadi setelah merenungkan saat teduh hari ini? Rindukah Anda membagikannya kepada anggota komsel Anda?


Selasa, 31/01/2012

KETERBUKAAN TOTAL

Bacaan Firman
Bacalah Kejadian 2:25

Pertanyaan renungan:
1. Meskipun bertelanjang, hal apakah yang membuat Adam dan Hawa tidak merasa malu?
2. Bisakah kita untuk terbuka kepada pemurid kita? atau ada sesuatu yang kita sembunyikan?

Adam dan Hawa diciptakan serupa dan segambar dengan Allah. Karena belum mengenal dosa, maka mereka bisa saling terbuka antara satu dengan yang lain tanpa perasaan malu. Tetapi, jika kita membaca Kejadian 3:7-14, maka kita menemukan bahwa dosa pemberontakan kepada Tuhan yang membuat mereka bersembunyi dari hadapan Tuhan. Beberapa akibat dari dosa tersebut antara lain: (1). Manusia mencoba menutup ketelanjangannya atau menutupi perbuatan dosanya. (2). Manusia menjadi malu dengan dosa yang dilakukannya. (3). Manusia menjadi takut terhadap otoritas. (4). Manusia bersembunyi dari otoritasnya. (5). Manusia mulai tidak jujur dan tidak berani mengakui penggarannya. (6). Manusia membela diri. (7). Manusia saling menyalahkan, yakni Adam menyalahkan Hawa dan Hawa menyalahkan ular. Tuhan ingin agar kita dipulihkan dari akibat dosa dengan mengakui pelanggaran kita. Hal ini membutuhkan sikap rendah hati. Bagaimanakah hidup kita saat ini?

Renungan firman:
Sudahkah Anda hidup dalam keterbukaan? Mengapa? Apa Anda berkomitmen?

2019-09-25T10:39:15+00:00