///Berdoa untuk Pertumbuhan Anak sejak dalam Kandungan

Berdoa untuk Pertumbuhan Anak sejak dalam Kandungan

“Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.” (Matius 18:19)

Kapankah kita biasanya mulai merasa perlu memperhatikan dan mendoakan anak kita? Menunggu anak lahir atau bahkan ia berusia tertentu akan sangat terlambat. Saat istri merasa mual di pagi hari, inilah tandanya bagi suami dan istri untuk mulai sepakat mendoakan anak dalam kandungan. Doa sepakat ini akan membangun ikatan yang kuat antara suami, istri dan anak dalam kandungan bersama Tuhan sendiri. Lalu bagaimana caranya? Ikuti panduan di dalam tulisan kali ini.
Pahami dan ikuti tahapan hari-hari perkembangan anak dalam kandungan dengan membaca janji-janji Firman Tuhan baginya. Berdoalah dan bernubuatlah bagi pertumbuhannya.

Tahap 1 (hari ke-1): Pembuahan
Doakan agar benih yang bersatu nantinya menjadi perkasa di bumi berdasarkan Mazmur 112.

Tahap 2 (hari ke-2): Sel membelah
Doakan agar kehidupan yang sudah pasti ini nanti menerima kehidupan kekal juga.

Tahap 3 (hari ke-4): Sel berlipat ganda
Akui ada dosa-dosa nenek moyang di dalam DNA (gen pembawa sifat) anak dan terima pengudusan oleh darah Yesus atas anak itu.

Tahap 4 (hari ke-6): Implantasi (sel tertanam di dalam rahim)
Doakan agar anak terimplantasi (tertanam) dengan cara yang benar di dalam kandungan.

Tahap 5 (hari ke-11): Permulaan sirkulasi (peredaran) darah
Oleh karena kehidupan daging ada di dalam darah, doakan agar makanan kita tidak akan membahayakan anak itu.

Tahap 6 (hari ke-13): Pembentukan punggung
Doakan agar anak itu nantinya akan mendedikasikan seluruh kekuatannya bagi Kerajaan Allah.

Tahap 7 (hari ke-16): Pembentukan ruas tulang belakang
Doakan agar anak itu membangun keyakinan ilahi dan keteguhan untuk bertahan demi keyakinannya yang benar itu.

Tahap 8 (hari ke-18): Pembentukan urat syaraf tulang belakang
Doakan agar setiap urat syaraf tulang belakang yang menyampaikan pesan-pesan dari otak itu sepenuhnya dikendalikan oleh Roh Kudus.

Tahap 9 (hari ke-20): Pembentukan otak
Doakan agar anak itu dapat membangun pikiran Kristus dan dapat mengontrol setiap pikirannya.

Tahap 10 (hari ke-22): Jantung mulai berdetak
Doakan agar anak kita memiliki hati yang mencari dan mengasihi Tuhan.

Tahap 11 (hari ke-24): Pembentukan telinga
Mintalah agar Tuhan membuka telinga anak itu untuk dapat mendengar dan membedakan kebenaran rohani.

Tahap 12 (hari ke-26): Pembentukan lengan
Doakan agar pekerjaan yang ia kerjakan akan memperluas Kerajaan Allah.

Tahap 13 (hari ke-28): Pembentukan mata
Doakan agar nantinya ia melihat apa yang Tuhan mau ia lihat, terutama kebenaran rohani.

Tahap 14 (hari ke-32): Pembentukan tangan
Doakan agar kedua tangannya nanti menjadi alat kebenaran untuk melakukan pekerjaan baik.

Tahap 15 (hari ke-33): Pembentukan kaki
Doakan agar ia nanti berjalan dalam jalan kebenaran dan menolak setiap jalan yang jahat.

Tahap 16 (hari ke-37): Pembentukan bibir atas
Doakan agar ia nanti menjaga setiap perkataan dan berbicara tentang kebenaran sesuai Firman Tuhan.

Tahap 17 (hari ke-41): Pembentukan jari-jari
Doakan agar setiap karya yang dihasilkan melalui jari-jarinya dipersembahkan untuk kemuliaan Tuhan.

Tahap 18 (hari ke-42): Pembentukan kelopak mata
Doakan agar ia nanti menutup matanya terhadap daya tarik dosa yang menipu.

Tahap 19 (hari ke-48): Pelurusan tulang belakang
Doakan agar ia nanti berdiri teguh untuk Tuhan dengan hati nurani yang murni.

Tahap 20 (hari ke-51): Pembentukan sistem pembuangan
Doakan agar makanan kita dan makanannya di hari depan akan membuat dia sehat dan kuat.

Tahap 21 (hari ke-52): Pembedaan jenis kelamin
Bersyukur kepada Tuhan atas pembentukannya, apapun jenis kelamin anak itu.

Tahap 22 (hari ke-54): Pembentukan organ reproduksi
Doakan agar ia nanti mendedikasikan kehidupan seksualnya untuk Tuhan dalam kekudusan dan rohnya menjadi semakin perkasa.

Tahap 23 (hari ke-66): Pembentukan mimik muka
Doakan agar ia mempunyai wajah yang memancarkan kasih dan kemuliaannya.

(disalin ulang dari materi BPN, hy 2014)

 

2019-10-17T17:32:11+07:00