/Saat Teduh BUILD! (Jan 2012)

Bahan Saat Teduh 23 – 29 Jan 2012

Senin, 23/01/2012

MATI TERHADAP DOSA

Bacaan Firman
Bacalah Roma 6:6-11

Pertanyaan renungan
1. Apakah Anda sudah mati terhadap dosa?
2. Apa artinya mati terhadap dosa?

Pernahkah Anda melihat orang mati yang masih tergoda dengan dosa? Tentunya kita tidak akan pernah melihat hal yang seperti itu. Renungan firman Tuhan hari ini dari Roma 6:6-11, “Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.” Apakah kita rindu untuk mengalami firman Tuhan ini di dalam hidup kita? Jika ya, maka doakan dan akuilah kebenaran firman Tuhan ini sampai roh Anda menangkap apa yang dimaksudkan oleh firman Tuhan. Ketika kita tahu tentang kebenaran, maka kebenaran itu akan memerdekakan kita dari dosa. Orang yang menyadari bahwa kekuatan untuk mengatasi godaan dosa datang dari pengenalan akan kematian, penguburan dan kebangkitan Kristus, maka kita akan benar-benar mengalami kemenangan atas dosa. Adakah dosa yang masih mengikat hidupmu?

Renungan firman
Sudahkah Anda mengalami kebenaran tentang mati terhadap dosa? Pergumulan apakah yang masih Anda hadapi untuk mengatasi dosa? Doakanlah bersama di komsel.

2011-12-29T08:32:05+07:00

Bahan Saat Teduh 16 – 22 Jan 2012

Senin, 16/01/ 2012

ALLAH YANG SETIA DENGAN JANJI-JANJINYA.

Bacaan Firman
Bacalah 2 Petrus 3:9; Pengkhotbah 3:11

Pertanyaan renungan:
1. Mengapa Tuhan tidak terburu-buru untuk menggenapi janji-janji-Nya? (2 Petrus 3:9).
2. Mengapa manusia tidak dapat menyelami pekerjaan Allah? (Pengkhotbah 3:11).

Jika semua hal di dalam hidup ini dilalui dengan hati yang gembira, sukacita, bahagia dan perasaan senang, maka waktunya seakan-akan berlalu cepat. Tetapi, jikalau kita menjalani hidup ini dengan banyak tantangan dan pergumulan, maka berlalunya waktu seakan-akan lama sekali. Bagi mereka yang hidup di perkotaan, waktunya seakan-akan berlalu dengan cepat. Hanya penderitaan sajalah yang membuat waktunya berlalu dengan sangat lama. Ketika kita merasa senang, maka hari ini berubah menjadi hari yang paling singkat. Lalu, kapankah kita mempertanyakan kesetiaan Tuhan dalam hidup kita? Yaitu ketika kita mengalami pergumulan, tantangan dan persoalan hidup. Satu hal yang perlu kita pahami adalah terkadang Tuhan mengijinkan kita melewati hari-hari berkabung tersebut, agar kita menikmatinya bersama Tuhan. Ubahlah pola pikir kita dengan pola pikir Tuhan bahwa Ia mengijinkan kita melewati pergumulan tersebut, agar kita menikmatinya bersama Tuhan. Pernahkah Anda bertanya: Tuhan, mengapa saya dan keluarga mengalami sukacita dan kesenangan yang begitu lama? Karena ketika kita berjalan bersama Tuhan, maka pergumulan dan tantangan apapun akan membuat kita tetap bersukacita. Justru pergumulan membuat kita mengalami mukjizat dari Tuhan. Tuhan adalah pencipta segala sesuatu. Dia menciptakan gelap dan terang, siang dan malam, hujan dan panas. Seharusnya kita bersyukur dan berkata, “Tuhan, Engkau Baik.” Karena apa yang Tuhan janjikan pasti tergenapi. Tuhan adalah Allah yang setia dengan janji-janji-Nya. Ia menciptakan segala sesuatu indah pada waktunya.

Renungan firman:
Pernahkah Anda meragukan kesetiaan Tuhan terhadap janji-janjiNya? Bagaimana cara Anda membangun kembali iman Anda terhadap kesetiaan Tuhan? Bagikan kepada anggota komsel Anda.

2011-12-29T08:24:58+07:00