/Saat Teduh BUILD! (Juni 2011)

Ekspresi Allah

Kita sudah faham bahwa Allah telah merencanakan dalam kekekalan untuk menjadikan kita sebagai tempat kediamanNya. Allah memutuskan untuk berdiam di antara kita. Adapun alasan mengapa Allah mau berdiam di antara kita dan bukan hanya sekedar kita diselamatkan dari dosa. Tujuan utama Dia berdiam di antara kita adalah agar supaya Dia dapat menjadi sumber hidup kita. Tanpa Allah Tritunggal, hidup manusia hanya sia-sia dan mati rohani. Namun, jika Allah Tritunggal yang menjadi sumber kehidupan kita berdiam di dalam kita, maka kehidupan itulah yang disebut kehidupan yang kekal.

Kehidupan yang demikian adalah kehidupan yang berkelimpahan dan mulia. Jadi, jika Allah adalah sumber hidup kita, maka apa peranan kita? Peranan kita adalah mengekspresikan Allah. Itulah peranan dari gereja yang dituliskan sebagai tubuh, keluarga, dan bait Allah. Tugas tubuh adalah mengekspresikan apa saja yang dikehendaki oleh Kristus, Sang Kepala. Anggota-anggota keluarga mengekspresikan sifat dan karakter orang tuanya. Demikian pula, keseluruhan batu-batu yang tersusun rapi, mengekspresikan keindahan dari sebuah bangunan.

HARUS MENCAPAI KEPENUHAN ALLAH
Walaupun tempat kediaman Allah telah terbentuk oleh penebusan Kristus, namun tempat kediaman Allah (Bait Allah) masih harus bertumbuh dan rapi tersusun menjadi tempat kediaman yang dapat sepenuhnya mengekspresikan Allah (Efesus 2:19-22). Sama halnya pada bangunan secara fisik, Taj Mahal. Pada saat Taj Mahal dibangun tentu saja ada prosesnya. Pertama cetak birunya dulu, kemudian baru membangun fondasi, kerangka, dan memasang batu-batu. Semakin batu-batu dibentuk dan dipasang pada tempatnya, semakin nampaklah keindahan bangunan Taj Mahal itu.

2011-05-31T06:44:28+07:00