/Saat Teduh BUILD! (Nov 2011)

Bahan Saat Teduh 21 – 27 Nov 2011

Senin, 21/11/2011 DIGERAKKAN OLEH MAKSUD ABADI Bacaan Firman : Baca Matius 13:44-46 Pertanyaan Renungan : 1. Seumpama apakah Kerajaan Allah itu? a. Ayat 44 ___________________________________________ [...]

2011-10-29T03:15:04+07:00

Bahan Saat Teduh 14 – 20 Nov 2011

Senin, 14/11/2011 GEREJA KEPENUHAN KRISTUS Bacaan Firman : Efesus 4:!3-16 Pertanyaan Renungan : Bacalah Efesus 4:13-16, jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: Sebutkanlah 7 ciri gereja kepenuhan [...]

2011-10-29T03:14:20+07:00

Bahan Saat Teduh 1 – 6 Nov 2011

Selasa, 01/11/2011

Proses # 1 :
MENEMUKAN MASTER PLAN HIDUP MAKSIMAL

Bacaan Firman :
Kejadian 1:26-28

Pertanyaan Renungan :
1. Sesuai dengan gambar dan rupa siapakah Allah menciptakan kita? (ayat 26a). Apabila manusia hidup sesuai gambar dan rupa Allah, tugas dan kuasa apakah yang diberikan oleh Allah? (ayat 26b).
2. Agar manusia menggenapi maksud dan rencana di atas, sesuai dengan gambar siapakah ia diciptakan? (ayat 27).

Sebelum dunia dijadikan, Allah mempunyai rencana atas manusia. Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Allah. Apakah gambar dan rupa Allah di dalam ayat 26? Gambar dan rupa Allah di sini adalah komunitas yang bergaya hidup saling. Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa “Kita” (jamak). Hanya jika manusia hidup dalam gaya hidup “Kita,” yaitu gaya hidup saling, maka manusia memiliki kuasa dan otoritas atas dunia, bahkan atas binatang-binatang melata yang menggambarkan setan dan roh-roh jahat (Lukas 10:19). Agar manusia bisa menghidupi gaya hidup saling seperti Allah Tritunggal, maka Allah menciptakan manusia menurut gambarNya (tunggal). Hanya Kristuslah (Anak Allah) yang memiliki gambar Allah. Sebab, pada suatu waktu Kristus akan datang ke dalam dunia menjadi manusia, sekaligus menyatakan Allah yang tidak kelihatan dengan gambar yang kelihatan. (Kolose 1:15).

Jadi, Allah menciptakan kita sesuai dengan gambar anakNya, Yesus Kristus, baik secara pribadi maupun korporat. Kalau begitu, kita hanya akan hidup secara maksimal jikalau kita mempraktekkan 2 gaya hidup:
1. Gaya hidup komunitas yang “saling”. Tanpa gaya hidup saling, kita tidak dapat hidup normal, bahkan kita tidak akan memiliki kuasa dan otoritas atas dunia dan musuh-musuh kita (setan & roh-roh jahat).
2. Gaya hidup serupa Kristus baik secara pribadi maupun korporat. Tanpa hidup seperti Kristus, kita tidak dapat menghidupi gaya hidup saling tersebut. Kristuslah yang telah membawa kemuliaan Allah Tritunggal (komunitas) dalam bentuk manusia, sehingga gaya hidup tersebut dimungkinkan oleh manusia. (Yohanes 17:22-24).

Renungan Firman :
Bagaimanakah gaya hidup Anda selama ini? Lebih sering hidup individual atau hidup dalam komunitas? Lebih sering hidup seperti Kristus hidup atau mengikuti kehendak diri sendiri? Perubahan apa yang Anda butuhkan?

2011-10-28T09:06:27+07:00