//Articles

Apakah yang Anda Cari di dalam Hidup Ini?

APAKAH YANG ANDA CARI DI DALAM HIDUP INI?

Image

 Pada suatu hari yang cerah, tampak pemandangan yang mencengangkan. Sebarisan panjang manusia yang antri membentang sepanjang sejarah dan kelihatan samar-samar sesuai urutan lahir. Beberapa nama yang dikenal sebagai pahlawan iman: Adam, Habel, Henokh, Nuh, Abraham, Ishak, Yakub dan Daud. Ada suara yang bertanya kepada Daud, ”Apa yang kamu cari dalam hidup ini? Mengapa kamu bertahan dalam penderitaan? Adakah yang belum memuaskan hatimu?” Lama tidak terdengar suara. Lalu Daud menjawab, “Aku mencari Tuhan.” 

2008-02-24T23:49:44+00:00

Hidup untuk Berbagi dengan Sesama

Image

HIDUP UNTUK BERBAGI DENGAN SESAMA

Pada suatu kali, seorang Farisi bernama Simon mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus pun datang, lalu duduk makan. Sementara itu, datanglah juga seorang perempuan berdosa dengan membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu. Beragam reaksi pun segera merebak. "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa." Lalu Yesus menanggapinya dengan kisah klasik yang indah. "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh. Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?" Tuan rumah menjawab: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya."

Kisah di atas tertulis dalam Lukas 7:36-50, tentang Yesus diurapi oleh perempuan berdosa.

2007-12-28T02:38:50+00:00

Hidup untuk Berbagi

Image

HIDUP UNTUK BERBAGI: BERILAH DAN KAMU AKAN DIBERI.

“Kriing.... Kriiiing.. Kriiiiiing...,” terdengar dering telpon. “Hello...,”jawab penerima telpon. “Hello juga,” jawab penelpon. “Eh, bagaimana keadaan kamu? Sudah lama tidak ada kabar nih,” lanjut penelpon. “Saya baik-baik saja,” balasnya. Setelah berbasa-basi, ia melanjutkan, “Saya mau minta maaf atas janji saya beberapa waktu lalu. Saya sudah janjikan untuk memberikan sesuatu kepadamu, namun sampai saat ini saya belum tepati. Tinggal beberapa hari lagi dan tahun 2007 akan berlalu. Saya harus membereskan hati nurani saya dengan teman-teman, agar jangan ada tuduhan di dalam hati saya. Soalnya, janji adalah hutang, sehingga saya harus membereskan hal ini. “Okay...,” terdengar suara balasan. “Saya mengerti deh. Terima kasih ya sudah menghubungi saya. Kan Yesus sudah menghapus surat hutang kita, he..he....” Mereka saling mendoakan lewat telpon.

Yesus berkata, "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni. Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu,"(Lukas 6:37-38). Agar mempraktekkan hidup untuk berbagi, Yesus memberikan beberapa penekanan khusus yang perlu kita perhatikan:

2007-12-23T23:25:53+00:00

Berbagi dengan yang Lain

Image

BERBAGI DENGAN YANG LAIN

Di sebuah kerajaan, seorang raja akan mengadakan pesta besar. Semua sahabat-sahabat raja diundang ke pesta tersebut. Saat hari pesta tiba, raja menyiapkan begitu banyak makanan yang enak dan berlimpah. Namun tamu-tamu yang ditunggu tidak kunjung datang. Raja menyuruh hambanya untuk menghubungi para undangan untuk segera datang karena pesta akan segera dimulai. Namun apa yang terjadi, tidak ada satu pun para tamu yang berkenan hadir karena kesibukan masing-masing. Mendengar hal tersebut raja sangat marah, lalu ia berkata kepada hambanya,”Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.”
Dalam Lukas 14:13-14 Yesus berkata: “Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar." Dalam ayat ini, ternyata Yesus mengelompokkan 4 ciri dari orang-orang yang layak kita berbagi dengannya:

2007-12-16T09:55:11+00:00

Cara Hidup dalam Kerajaan Allah

Image

BAGAIMANA CARANYA HIDUP DALAM KERAJAAN ALLAH

Di dalam buku 14 Ujian Yang Harus Dihadapi Seorang Pemimpin, terbitan Metanoia, Frank Damazio menulis bahwa, “Ketika American Airlines melatih pilot-pilotnya, mula-mula perusahaan akan melakukan penyelidikan untuk membuktikan kemampuan para pilot dengan menggunakan simulator penerbangan. Alat ini dirancang untuk memberikan pilot bermacam-macam situasi yang problematik, sehingga mereka akan dapat mengatasi keadaan darurat apa pun, yang mungkin akan mereka hadapi di udara. Ujian simulasi penerbangan ini dimulai dengan masalah sederhana dan selanjutnya berkembang dengan porsi yang lebih membahayakan. Hal yang sangat menarik adalah perusahaan penerbangan itu tidak pernah menguji para pilot melampaui kemampuan mereka, tetapi memberi mereka masalah yang lebih sulit sedikit demi sedikit ketika mereka telah menguasai masalah sebelumnya. Pilot-pilot yang telah matang ini, setelah menyelesaikan pelatihan mereka, telah benar-benar siap untuk mengatasi setiap masalah yang menghadang jalan mereka.”

2007-12-10T04:17:30+00:00
Load More Posts