Christmas Sale

Tak terasa, kita telah berada di penghujung tahun 2023…

Bulan Desember rupanya telah menjadi bulan yang ditunggu banyak orang, karena ada momen Natal dan Tahun Baru di ujungnya. Momen-momen ini pun dimanfaatkan oleh banyak pebisnis, untuk melakukan berbagai program promosi dalam rangka meningkatkan penjualan. Bentuknya, Christmas Sale dan End-of-Year Sale. Pada masa promosi-promosi semacam ini, berbagai barang dan jasa ditawarkan dengan harga spesial dan diskon yang relatif besar. Tulisan “Diskon: up to 50%” atau “Buy One Get One” serta tawaran-tawaran heboh lainnya terpampang di depan toko-toko dan rumah-rumah makan.

Pernahkah Anda memperhatikan tulisan-tulisan tawaran yang demikian dengan lebih saksama? Apakah benar barang atau jasa yang dijual tersebut diberi harga khusus seperti yang dijanjikan? Ternyata kenyataannya tidak selalu demikian. Banyak barang hanya diberi diskon sekadarnya, atau bahkan tetap dijual dengan harga normal, atau dinaikkan dulu harganya sehingga hasil diskonnya juga tidak signifikan. Sering, hanya barang-barang tertentu yang sudah out of date yang dijual dengan diskon besar, dan diskonnya pun tidak sebesar yang terpampang di tulisan promosi. Banyak orang yang merasa tertipu, tetapi banyak pula yang paham bahwa semua itu memang marketing gimmick saja, bukan jaminan yang mutlak.

Mengamati salah satu fenomena yang terjadi setiap bulan Desember ini, saya pun membandingkannya dengan Natal…

Natal adalah penggenapan janji Allah pada kita umat manusia, momen istimewa yang ada karena kasih-Nya yang murni dan tulus.

Natal yang kita rayakan setiap bulan Desember merupakan peringatan akan bukti janji Allah, yang menyatakan kasih-Nya dan memberikan anak-Nya yang tunggal untuk melayani, menyertai, mati, dan bangkit bagi umat manusia.

Namun, apa lagi makna kejadian kelahiran Yesus Kristus yang terjadi lebih dari 2000 tahun yang lalu itu bagi kehidupan kita hari ini?

Janji Bapa yang diberikan pada Abraham adalah bahwa Abraham dan keturunannya akan diberkati dan memberkati. Janji yang sama itulah yang juga diteruskan pada kita hari ini, yang digenapi oleh Yesus Kristus. Iman kita pada Yesus Kristus menjadikan kita ahli-ahli waris yang sah untuk menerima janji Bapa, yang diberkati dan memberkati.

Lalu, berkat apakah itu tepatnya?

Berkat yang dijanjikan bukanlah hanya berkat keturunan atau berkat material seperti yang sering dipakai sebagai ukuran oleh manusia. Berkat ini adalah berkat yang lebih sempurna, utuh dan holistik, yaitu berkat dalam segala hal: kehidupan sebagai ciptaan baru, sebagai orang tebusan Yesus Kristus yang kini Roh-Nya tinggal di dalam kita, sebagai bagian dari Tubuh-Nya di tengah-tengah komunitas umat-Nya, dalam Kerajaan Allah yang berlimpah kebenaran, sukacita, kuasa pemeliharaan, penyediaan, pembelaan, kesehatan, damai sejahtera, dan kasih. Inilah berkat yang dijanjikan sebagai warisan bagi kita, yang telah tersedia bagi kita sebagai penggenapan janji Bapa. Semua ini bukan sekadar marketing gimmick seperti halnya promosi Christmas Sale di dunia masa kini.

Mari manfaatkan momen Natal kali ini untuk kembali dari euforia di dunia ke janji Bapa yang utuh dan pasti dalam hidup kita. Amati kembali bagaimana Bapa telah menjaga kita sepanjang tahun ini, renungkan kembali betapa besar kebaikan dan kemurahan-Nya bagi kita, serta syukuri segala pekerjaan-Nya di setiap hari yang telah kita lalui. Ingatlah, ini bukan tentang berapa banyak harta material yang kita miliki, melainkan tentang penyediaan yang sempurna dan berkat yang utuh dari-Nya bagi kita.

Merenungkan hal ini sudah sepatutnya membawa kita bersyukur bahwa kita sudah menjadi anak Bapa, yang juga ahli waris-Nya yang sah. Selanjutnya, biarlah janji berkat-Nya yang sempurna itu tidak berhenti di diri kita sendiri. Mari teruskan kehidupan sebagai anak Bapa dan ahli waris-Nya ini kepada orang lain, bahkan sampai kepada bangsa-bangsa. Tetaplah teguh hidup dalam janji Bapa untuk diberkati dan memberkati!

 

Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.” – Galatia 3:29

2023-11-25T09:46:08+07:00