CONSISTENCY

MEMBATASI DIRI
Menjaga konsistensi berarti membatasi diri dengan menyingkirkan hal-hal yang berada di luar prioritas kita. Orang yang konsisten menyadari kemampuannya yang, seberapapun unggulnya, tetaplah terbatas, sehingga ia terbiasa menetapkan fokus pada sasaran-sasaran yang telah ditetapkan. Kegagalan-kegagalan besar sering kali bukanlah disebabkan oleh masalah, melainkan oleh sikap tidak konsisten. Terjebak menjalani kehidupan yang sangat aktif berpotensi menyebabkan konsentrasi dan energi kita terpecah, sehingga akibatnya kita justru tidak mencapai hasil apa-apa. Orang yang konsisten terbiasa menyusun sasaran yang spesifik dan terukur, serta bersedia menghadapi tantangan dan tetap bertahan sampai sasaran itu tercapai.

MENEPATI JANJI
Sikap konsisten juga perlu dibuktikan dengan kesediaan memenuhi apa yang telah disetujui meskipun ternyata menuntut pengorbanan yang tak diharapkan. Bersedia menerima konsekuensi merupakan bagian dari sikap konsisten. Orang yang konsisten tidak akan semena-mena mengubah kesepakatan yang telah disetujui. Orang yang konsisten adalah orang yang memegang teguh janji dan menepatinya.

MEMBANGUN KETEKUNAN
Orang-orang yang konsisten tidak kebal terhadap kegagalan. Bisa saja mereka tersandung dan mengalami kegagalan. Mungkin saja usaha mereka akhirnya mengalami kebangkrutan. Tetapi, orang yang konsisten memiliki ketekunan yang terus berkobar sampai ia mencapai sasaran akhirnya. Meskipun tidak menanjak cepat dan tidak melesat seperti meteor, namun ketekunan yang dihasilkan oleh sikap konsisten mampu mencapai kemajuan bertahap yang kokoh, bahkan akhirnya mampu melampaui hasil dari mereka yang mengalami lonjakan cepat yang menakjubkan.

2019-10-17T17:42:56+07:00