///DISCIPLESHIP : One on One

DISCIPLESHIP : One on One

Apakah pemuridan itu? Beberapa orang berkata bahwa pemuridan adalah konseling, karena pemurid memberikan nasihat yang bijaksana dari firman Tuhan kepada muridnya. Memang ini termasuk dalam pemuridan, tetapi pemuridan jauh lebih dalam daripada itu. Pemuridan melibatkan hubungan yang lebih dekat. Ada yang berpendapat bahwa pemuridan adalah mementor seseorang dalam kerohanian dan pelayanan. Seorang pemurid adalah seperti pelatih yang menolong orang yang dimuridkan untuk menjadi kuat dalam Tuhan. Ia membantu orang tersebut untuk bertumbuh dalam Tuhan. Pemurid membantu muridnya untuk menang terhadap dosa. Pemuridan merupakan proses pembelajaran bagi orang yang dimentor untuk melayani atau mengajarkan kebenaran-kebenaran firman Tuhan untuk melayani orang lain. Itu semua benar, tetapi pemuridan masih lebih dalam daripada itu. Apakah pemuridan adalah menjadi bapa rohani untuk menolong orang yang dimuridkan? Benar. Ini adalah aspek yang sangat luar biasa dalam pemuridan. Tetapi pemuridan masih lebih jauh daripada itu.

Ada beberapa rahasia penting yang harus diingat mengenai pemuridan. Kita tidak memuridkan seseorang untuk menjadi murid kita sendiri. Kita memuridkan murid Yesus. Murid tidak dilahirkan, tetapi dibuat atau dijadikan. Pemurid harus mengerti bahwa ia adalah bejana Tuhan yang membantu seseorang untuk menjadi murid Kristus. Jadi, apakah pemuridan itu? Pemuridan adalah proses di mana pemurid menjadi alat Tuhan atau bejana Tuhan, yang mentransfer hidup Allah ke dalam orang yang dimuridkan. Pemuridan adalah mentransferkan hidup Allah. Seorang pemurid tidak boleh mendominasi atau salah menggunakan haknya untuk mengontrol orang yang dimuridkan, karena ia sadar bahwa tugasnya adalah melayani orang-orang yang dimuridkan. Ia harus rela melayani murid-muridnya. Seorang pemurid sejati memandang muridnya dan berkata, “Aku adalah bejana Tuhan untuk membasuh kakimu.”

Di dalam Perjanjian Baru, pemuridan bukan memerintah atau menguasai hidup seseorang, tetapi memiliki sikap yang melayani. Pemurid disebut discipler. Murid disebut disciplee. Yesus menjelaskan bahwa pemuridan adalah melayani (Matius 20:25-28). Apakah ini berarti orang yang kita muridkan tidak melayani kita? Petrus berkata, “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah,” (I Petrus 4:10). Ini berarti yang memuridkan dan yang dimuridkan harus memiliki sikap yang sama untuk saling melayani, saling mengasihi dan saling memberi.

Ketika seorang pemurid memberikan covering atau payung rohani, itu berarti keduanya memiliki sikap yang sama. Sikap yang harus dimiliki oleh seorang pemurid adalah rela menolong orang yang dimuridkan untuk mencapai mimpi Allah di dalam hidupnya. Itulah sebabnya pemurid harus melayani, mementor, melatih, menjadi bapa rohani dan mentransfer kehidupan Allah ke dalam hidup orang yang dimuridkan. Pemurid membantu orang yang dimuridkan untuk menjangkau mimpi Allah bagi dirinya. Itu adalah tugas yang mulia. Untuk menjadi pemurid yang baik, kita harus mengikuti pemurid yang di depan kita, karena pemurid di belakang kita pun akan meneladani dan mengikuti hidup kita. Pemurid harus mentransferkan kehidupan dan bukan kematian. Memang tidak selalu dimuridkan oleh pemurid yang sama sampai selama-lamanya, tetapi ia harus selalu dimuridkan oleh seseorang. Salah satu rahasia dari pemuridan adalah adanya transparansi yang dalam, agar tujuan untuk menyembuhkan kita dapat tercapai.

2012-02-02T13:02:58+00:00