//Doa Kesembuhan & Mukjizat

Doa Kesembuhan & Mukjizat

2. Di doakan oleh sesama orang percaya.
Bukan hanya penatua yang boleh mendoakan orang sakit, setiap orang percaya pun boleh saling mendoakan,(Matius 10:7-8). Di dalam mendoakan orang percaya diperlukan syarat yang lebih rumit dari pada mendoakan orang yang tidak percaya. Mengapa? Sebab orang percaya dituntut untuk menjadi benar sebelum disembuhkan. Sedangkan orang tidak percaya tidak mungkin menjadi benar karena mereka belum dibenarkan. Itulah sebabnya seringkali kesembuhan tidak terjadi kalau orang-orang percaya belum mengakui dosa-dosa tertentu. Pada saat seseorang mengakui dosa-dosanya, maka ia telah bertindak benar. Dengan bertindak benar, maka doanya memiliki kuasa yang besar.

3. Didoakan oleh orang yang berkarunia kesembuhan dan mukjizat
Disamping itu, kesembuhan dapat terjadi melalui orang-orang yang Tuhan berikan karunia kesembuhan di dalam gereja, (I Kor 12:9, 28). Orang-orang ini telah ditetapkan oleh Allah secara khusus. Apabila seseorang memiliki karunia ini, maka karunia-karunia kesembuhan dan mukjizat sangat mudah bermanifestasi di dalam diri orang tersebut. Orang yang berkarunia dari Roh Kudus juga memiliki kekhususan-kekhususan yang berbeda-beda. Ada orang yang dipakai oleh Tuhan secara khusus untuk menyembuhkan penyakit-penyakit tertentu. Jika Anda memiliki karunia ini, perhatikanlah kelebihan-kelebihan Anda.

4. Disembuhkan oleh Firman Tuhan
Dari semua cara penyembuhan bagi orang percaya, cara ini adalah cara yang paling banyak dipakai Tuhan untuk menyembuhkan kita. Mazmur 107 ditulis untuk orang-orang yang ditebus Tuhan (Maz 107:2). Karena itu, kita perlu mempelajari bagaimana Allah menyembuhkan orang-orang percaya. Dikatakan, “Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur,”(Mazmur 107:19-20).

Allah lebih banyak menyembuhkan kita melalui Firman Tuhan. Tetapi firman yang bagaimanakah yang menyembuhkan? Dikatakan, “Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka,”(Amsal 4:20-22). Firman yang menyembuhkan adalah Firman yang kita DAPATKAN. Artinya Firman yang terus menerus direnungkan, sampai menjadi IMAN. Firman yang secara luar biasa seperti MELOMPAT keluar dari Alkitab dan masuk ke dalam jiwa kita, ketika kita terus menerus memperhatikan, mengarahkan telinga, dan memandang Firman Tuhan (Amsal 4:20-21).

Meski sudah MENDAPATKAN Firman, namun iman kita terus-menerus diuji dengan kesabaran. Kita tidak boleh menyerah, tetapi tetap memegang janji Tuhan sampai tergenapi. Karena dikatakan, “Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya, agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah,” (Ibrani 6:11-12). Sudahkah kita tetap berpegang teguh pada Perjanjian Kesembuhan dan Mukjizat? Jangan menyerah. Teruslah mendoakan orang lain sampai mereka mengalami kesembuhan.

2019-09-28T04:34:49+00:00