///EKklesia : Kepenuhan Kristus

EKklesia : Kepenuhan Kristus

Kita akan mempelajari dan merenungkan kitab Efesus yang sangat inspiratif. Surat Paulus kepada jemaat di Efesus ini bisa di sebut surat “kolosal” yang ditulis tanpa konteks spesifik. Ini adalah surat yang merupakan cetak birupembangunan gereja. Tanpa surat ini, pembangunan gereja diumpamakan seperti pembangunan rumah tanpa menggunakan rancangan seorang arsitek. Ini berarti tanpa kita merujuk pada surat Efesus, pembangunan gereja tidak akan terbentuk sesuai dengan rancangan Tuhan sejak semula.

Walaupun merupakan “petunjuk bersama” yang bersifat “kolosal” bagi pembangunan rumah Tuhan, tetapi surat ini juga sangat menyentuh “setiap pribadi” anggota-anggota rumah Tuhan. Surat Efesus memberikan petunjuk yang sangat jelas kepada setiap orang percaya tentang cara hidup sebagai anggota-anggota Ekklesia dalam mencapai sasarannya, sesuai dengan Maksud abadi Allah. Itulah kehendak Tuhan atas setiap murid Kristus.

Kita tahu bahwa Ekklesia, sebagai bagian dari Kristus, memperoleh segala kekayaan “di dalam Kristus.” Segala sesuatu ini diterima di dalam Kristus dengan tujuan agar pembangunan gereja sesuai dengan maksud abadi Allah. Jika tidak, kita akan melenceng dari tujuan semula itu. Jadi, Ia memberikan kepada kita roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Mengenal Dia dengan benar berarti kita memperoleh pengenalan bahwa kita bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Dengan demikian, kita dibangun menjadi bait Allah yang kudus dalam Tuhan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh. Kita akan diajar oleh lima jawatan sampai kita semua mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, yaitu mencapai kedewasaan penuh dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. Kita tidak rentan terguncang oleh berbagai macam pengajaran yang tidak benar.

Oleh karena pentingnya maksud surat ini, Paulus memberikan penekanan khusus dalam ayat kuncinya, “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam surga,” (Efesus 1:3, TB). Tujuan utama dari segala berkat rohani yang diberikan oleh Allah kepada Ekklesia adalah pembangunan gereja. Jika kita tidak membangun gereja-Nya, kita harus memeriksa apa yang kita bangun. Mungkin sekali, tanpa sadar kita sudah melenceng dari cetak biru Tuhan. Pergeseran ini juga menjadi jawaban atas pertanyaan dalam perenungan kita bulan lalu, yaitu mengapa Rasul Paulus bersikap begitu tegas terhadap penyelewengan Injil. Paulus menegaskan bahwa semuanya harus “di dalam Kristus” dan bukan menurut standar apa pun yang lain. Pembangunan gereja harus sesuai dengan cetak biru Tuhan sendiri. Dengan membangun gereja sesuai rancangan Tuhan, berkat rohani tersedia bagi kita bagi proses pembangunan itu.

Surat Efesus memberikan pengertian teologis maupun langkah praktis tentang bagaimana mencapai kepenuhan Kristus dalam hidup kita, baik secara bersama dalam jemaat maupun secara pribadi masing-masing. Marilah kita terlibat dalam membangun gereja Tuhan, yaitu menjadi murid Kristus yang dibangun sebagai tempat kediaman Allah yang kekal. Selamat menikmati berkat Tuhan dalam prosesnya!

 

2019-10-11T12:04:09+07:00