//Endless Love

Endless Love

Mengapa kita membutuhkan kasih yang kekal?
1. Kita diciptakan karena dan oleh kasih.
2. Kasih yang kekal adalah motivator terbesar dalam hidup.
3. Kasih adalah pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
4. Dalam kasih selalu tersedia pengampunan dan kesempatan untuk orang lain.
5. Kasih yang kekal adalah kasih yang membangun.

 

 


Bagaimana mengembangkan kasih yang tak berkesudahan dalam hidup kita?
Kita dapat mengembangkan kehidupan di dalam kasih yang tak berkesudahan:

1. Menerima kasih Allah yang kekal dan tak terbatas
Tahukah Anda, bahwa syair lagu “Kasih Allah’ yang sangat terkenal ternyata ditemukan oleh penulisnya di dinding sebuah rumah sakit jiwa? Syair itu tergores di dinding yang bersebelahan dengan ranjang seorang pria yang rupanya telah menemukan kasih Tuhan sebelum ia meninggal. Kita tidak akan mungkin dapat mengembangkan kasih yang kekal tanpa terlebih dulu menerima kasih Allah yang kekal dan tak terbatas.

2. Menyadari bahwa semakin kita mengasihi, semakin kuat kasih itu bekerja.
Suzette Hattings seorang pendoa syafaat dan misionari Jerman dalam pelayanannya pernah tertangkap oleh suku-suku pedalaman di Afrika. Ketika akan dieksekusi, Suzette hanya berkata, bahwa meskipun tubuhnya akan dipotong-potong, maka setiap potongan akan berseru, “aku mengasihimu…”. Secara ajaib akhirnya ia luput dari bahaya. Kasih yang kekal takkan pernah padam.

3. Kasih itu sabar dan murah hati
Dalam suasana kasih, kita dapat mengingat sebuah syair. “Kasih itu sabar, kasih itu murah hati. Ia tidak pamrih, tidak memegahkan diri, tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan pribadi. Kasih tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Kasih bersukacita karena kebenaran. Kasih itu iklas, mempercayai, membangun pengharapan dan tekun menanggung segala sesuatu.”

Sebagaimana dunia ini memerlukan sinar matahari, demikian pula kita hidup karena dan oleh kasih. Kasih dan kebenaran bagaikan sebuah koin dengan dua sisi yang tak terpisahkan. Kasih yang sempurna menuntun pada kebenaran, dan kebenaran adalah memerdekakan setiap orang dari jerat dosa. Sebab kebenaran merupakan wujud dari kasih yang ilahi.

The Word of Wisdom
Kasih yang tak berkesudahan melampaui bintang tertinggi dan mencapai jurang terdalam untuk anugrah keselamatan yang kekal.

~ “Demikian tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih. Dan yang terbesar diantaranya ialah kasih.” ~

2019-10-03T15:53:13+07:00