///Gaya Hidup Murid Kristus

Gaya Hidup Murid Kristus

Pada bulan lalu kita sudah membahas kunci keberhasilan pemuridan. Kali ini, kita akan mengamati dengan lebih saksama gaya hidup seorang murid Kristus. Sebelum kita memulai pembahasan, kita perlu mengingat kembali kunci keberhasilan pemuridan, yaitu memastikan bahwa pemuridan yang kita lakukan adalah proses berjalan mengikuti Yesus, belajar sebagai pemagang Yesus, dan berubah menjadi semakin serupa Yesus. Kita telah meringkasnya dengan istilah 3B: Berjalan, Belajar, Berubah.

 

Untuk mulai mempraktikkan 3B, kita perlu mengetahui keberadaan Kristus.

 “Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.” (Kol. 3:1-4, TB)

 

Firman Tuhan menyebut bahwa Kristus berada “di atas”, yaitu di alam Roh. Ini berarti, jika kita tidak menyadari hadirat-Nya di alam Roh, kita tidak dapat bersekutu dengan Yesus. Kita tidak dapat melakukan 3B. Selain itu, di manakah Yesus itu berada menurut Firman yang kita baca? Yesus bukan ada di luar kita, melainkan di dalam kita dan bersama dengan kita. Inilah realitas tentang hidup kita yang baru, yang perlu senantiasa kita sadari. Hidup kita yang baru adalah hidup yang sudah mati terhadap dosa dan kebiasaan yang lama, yang kini merupakan hidup yang luar biasa, karena bersama dengan Kristus dan menjadi makin seperti Kristus, sampai kelak menyatakan Kristus dalam kemuliaan.

 

Paulus menjelaskan lebih lanjut tentang hidup kita yang baru.

 “Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Gal. 2:19-20, TB)

Menurut Paulus, hidup kita yang baru itu bukan lagi “kita yang hidup sendiri”, melainkan “Kristuslah yang hidup di dalam kita”. Nah, bagaimanakah cara murid Kristus menjalankan hidup barunya? Jelaslah, hidup dengan selalu melakukan 3B: berjalan bersama Kristus, belajar dari Kristus, dan berubah menjadi serupa Kristus.

 

Mari kita lihat gaya hidup yang harus dijalani oleh setiap murid Kristus secara praktis dalam keseharian kita.

 

  • Selalu sadar akan hadirat Kristus di dalam kita

“Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.” (2 Kor. 13:5, TB)

 

  • Selalu memandang pada Yesus (coram Deo)

“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” (Ibr. 12:1-2, TB)

 

  • Selalu berdialog dengan Yesus dalam doa

 “Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tes. 5:16-18, TB)

 

  • Selalu taat kepada Yesus sebagai Tuhan

 “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.” (Kol. 3:17, TB)

 

  • Selalu mempratikkan pertukaran hidup

 “Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Gal. 2:19-20, TB)

 

“Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. 11 Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini.” (2 Kor. 4:10-11, TB)

 

 

Nah, apakah kita masing-masing telah melakukan hal-hal yang dinyatakan oleh Firman Tuhan tersebut dalam gaya hidup kita sehari-hari? Mari mengevaluasi diri dan terus saling menguatkan dalam praktik gaya hidup ini sebagai murid Kristus yang sejati.

2024-08-24T11:44:05+07:00