//God’s Will? (神的旨意)

God’s Will? (神的旨意)

How is 2024 so far? The value of our currency decreases. Many longstanding businesses are now quiet, even went bankrupt. Many new businesses fail and shut down. Unemployment rates, both among those with higher education and those without, rises. The politics world is more chaotic than ever. Crime is getting wilder everywhere. Families are broken up, marriages are ruined, and children suffer from all kinds of terrible consequences. Leaders in the political, educational, as well as religious fields have fallen into various tragic scandals. The earth is increasingly damaged and many living creatures are going extinct. Air temperatures are becoming more extreme, pollution is getting worse, and diseases are rampant. It’s not good news, it seems.

2024年,你还好吗? 卢比的价值减弱。 许多老企业都沉寂了,甚至破产了。 许多新企业失败并倒闭。 无论是受过高等教育还是未受过高等教育的人,失业率都在增加。 政治世界是混乱的。 各地的犯罪行为都变得更加疯狂。 许多家庭破裂,许多婚姻破碎,儿童成为各种可怕后果的受害者。 政治、教育和宗教领域的领导人陷入了各种悲惨丑闻。 地球受到日益严重的破坏,许多生物濒临灭绝。 气温变得越来越极端,污染越来越严重,疾病猖獗。 看来这不是个好消息。

Apa kabar, tahun 2024? Nilai Rupiah melemah. Banyak bisnis lama sepi, bahkan bangkrut. Banyak bisnis baru gagal dan gulung tikar. Pengangguran, yang berpendidikan tinggi maupun yang tidak, makin banyak. Dunia politik rusuh. Kriminalitas makin menggila di mana-mana. Keluarga-keluarga pecah, banyak pernikahan hancur, dan anak menjadi korban dalam berbagai macam dampak yang mengerikan. Para tokoh pemimpin di bidang politik, pendidikan, maupun keagamaan jatuh terjerat berbagai skandal yang tragis. Bumi makin rusak dan banyak makhluk hidup mendekati kepunahan. Suhu udara makin ekstrem, polusi makin buruk, dan penyakit merajalela. Bukan kabar baik, sepertinya.

 

In today’s life, amidst these world situations, almost everyone is confused, including Christians. While non-Christians are busy looking for various effective solutions and strategies to “read the wind of the times” in order to determine their steps forward, people who claim to believe in Christ carry out efforts that are slightly different in terms but similar in essence: various seminars and courses or training, thematic worship services, and campaigns for certain methods that are deemed “mandatory”. All so that we, Christians, “understand God’s will”, especially at these end times.

在当今世界混乱的生活中,几乎每个人都感到困惑,包括基督徒。 当非基督徒忙着寻找各种有效的解决方案和策略来 “读懂时代的方向” 以确定自己的前进步fu时,自称相信基督的人却在进行着标签上略有不同但相似的努力:研讨会和课程/培训、主题服务以及某些 “强制性” 方法的活动。 以便我们基督徒 “明白神的旨意”,尤其是在这个时代的末了。

Dalam kehidupan saat ini di tengah-tengah kondisi dunia yang kacau, hampir semua orang kebingungan, termasuk orang Kristen. Sementara orang-orang non-Kristen sibuk mencari berbagai solusi dan strategi jitu untuk “membaca arah zaman” agar dapat menentukan langkah ke depan, orang-orang yang mengaku beriman kepada Kristus melakukan upaya yang sedikit berbeda label tetapi serupa: macam-macam seminar dan kursus/pelatihan, kebaktian tematik, sampai kampanye cara-cara tertentu yang dijadikan “wajib”. Supaya kita, orang-orang Kristen ini, “mengerti kehendak Tuhan”, khususnya pada akhir zaman ini.

 

We all, readers of this piece of article, certainly realize the importance of “understanding God’s will”, and would of course do what we can to gain that understanding. We definitely know that God’s will is in His Word. So, what do we do? We pursue the “Word of God”. We become obsessed with teachings that “clearly” show His will, and make it our principle of life: “give generously, so that God will also give you abundant blessings”; “God appointed us to be the head and not the tail, so whatever we do He will make it successful”; “even if thousands of people fall beside us, we who believe in Him will be spared from danger and disease”; “by His stripes we have been healed”; “what God has joined together, let no man separate”; “at the end of time the antichrist will rise, who will put a mark on the foreheads and on the hands of men who follow him”; and much more.

我和所有正在读这篇文章的人当然都认识到 “明白神的旨意” 的重要性,当然也做了各种各样的事情来获得这种理解。 我们确实知道神的旨意就在他的话语中。 那么我们该怎么办? 我们追求 “神的话”。 我们痴迷于那些 “清楚地” 表明神的旨意的教导,并把它当作生活的原则:“多多付出,让神也赐给我们丰盛的祝福”; “神指定我们为头而不是尾,所以无论我们做什么,他都会使之成功”; “即使成千上万的人倒在我们身边,我们这些相信的人也将免受危险和疾病的困扰”; “因他受的鞭伤,我们得了医治”; “神所配合的,人不可分开”; “在末日,敌基督者将会崛起,他将在追随他的人的额头上和手上留下一个记号”; 还有更多。

Saya dan Anda sekalian yang sedang menyimak tulisan ini tentu menyadari pentingnya “mengerti kehendak Tuhan”, dan tentu melakukan berbagai hal untuk mendapatkan pengertian tersebut. Kita pasti tahu bahwa kehendak Tuhan ada di dalam Firman-Nya. Maka, apa yang kita lakukan? Kita mengejar “Firman Tuhan” itu. Kita menjadi gandrung dengan ajaran-ajaran yang “jelas” menunjukkan kehendak-Nya, dan menjadikannya prinsip hidup: “banyak-banyaklah memberi, supaya Tuhan juga memberi kita berkat yang melimpah”; “Tuhan menetapkan kita menjadi kepala dan bukan ekor, maka apa pun yang kita perbuat akan dijadikan-Nya berhasil”; “biarpun ribuan orang rebah di sisi kita, kita yang beriman akan diluputkan dari bahaya dan penyakit”; “oleh bilur-Nya kita sudah disembuhkan”; “yang disatukan Tuhan tidak boleh diceraikan oleh manusia”; “pada akhir zaman akan bangkit antikristus, yang akan memberi tanda di dahi dan di tangan manusia yang mengikut dia”; dan banyak lagi.

 

The question is, where do these teachings come from?

问题是,我们从哪里接受这些教导?

Pertanyaannya, dari mana kita menerima ajaran-ajaran itu?

 

Often times, we no longer personally look at the teachings of God’s Word that we hear because we have become accustomed to hearing them. Hearing them from sources we trust, such as pastors who preach from the pulpit, spiritual leaders who disciple and pastor many people, seminar or training materials held by well-known churches, and so on, we immediately believe them as is, then proceed based on those teachings we hear, because we understand it as “God’s will”. The typical examples are many: giving offerings to the church or donating to the poor, by spending emergency fund savings and in turn falling into debt when our child needs to enroll in  school, starting a business with a capital loan from an online lending institution with the belief that the business will be a big, rapid success, refusing to wear a mask and continuing to gather in large groups during an infectious disease outbreak, not trusting the doctor’s instructions when sick and choosing to be prayed for with anointing oil in church at special divine healing services, and/or staying in a problematic relationship and repeating the same mistakes over and over again to husband/wife even though it is clear that the relationship needs to be seriously repaired… Where do all these steps lead us? Almost always, the end is failure, frustration, despair, damaged relationships, poverty, illness, even death.

很多时候,我们不再认真反思我们所听到的神话语的教导,因为我们已经习惯听到了。 此外,我们从我们信任的来源听到这些信息,例如在讲坛上讲道的牧师、门训和牧养许多人的属灵领袖、知名教会举办的研讨会或培训材料等等。 只要我们相信,我们就会立即按照我们听到的教导行事,因为我们将其理解为 “神的旨意”。 例子有很多:向教堂捐款或向穷人捐款,花掉应急基金储蓄并在孩子需要入学时被迫负债,用贷款(网上借贷机构)的债务资本创业并相信生意会很快取得巨大成功,在传染病爆发期间拒绝戴口罩并继续人群中活动,生病时不相信医生的指示,只在特殊时期才选择在教堂用膏油祈祷神性的治疗服务,或继续处于有问题的关系中,并继续对丈夫/妻子重复同样的错误,即使很明显这种关系需要认真修复。 所有这些步骤通向何方? 结局几乎总是失败、沮丧、绝望、人际关系受损、贫穷、疾病,甚至死亡

Sering kali, kita tidak lagi merenungkan sungguh-sungguh ajaran Firman Tuhan yang kita dengar karena sudah telanjur menjadi terbiasa mendengarnya. Apalagi, kita mendengarnya dari sumber-sumber yang kita percaya, seperti pendeta yang berkhotbah di mimbar, pemimpin rohani yang memuridkan dan menggembalai banyak orang, materi seminar atau pelatihan yang diadakan gereja yang terkenal, dan sebagainya. Kita langsung dan asal percaya, lalu melangkah berdasarkan ajaran yang kita dengar itu, karena memahaminya sebagai “kehendak Tuhan”. Contohnya banyak: memberi persembahan untuk gereja atau donasi untuk kaum miskin sampai menghabiskan tabungan dana darurat dan terpaksa berutang saat anak perlu mendaftar masuk sekolah, memulai bisnis dengan modal utang dari pinjol (lembaga pinjaman online) dengan keyakinan bisnis itu pasti sukses besar dengan cepat, menolak memakai masker dan tetap beraktivitas dalam kumpulan besar saat terjadi wabah penyakit menular, tidak percaya arahan dokter saat sakit dan memilih untuk didoakan dengan minyak urapan di gereja saja saat kebaktian khusus kesembuhan ilahi, dan/atau terus-menerus menjalani hubungan yang bermasalah dan tetap mengulangi kesalahan yang sama terhadap suami/istri meskipun jelas-jelas hubungan itu perlu diperbaiki sungguh-sungguh. Menuju ke mana semua langkah ini? Hampir selalu, ujungnya adalah kegagalan, frustrasi, keputusasaan, kerusakan hubungan, kemiskinan, penyakit, bahkan kematian.

 

If we or our fellow believers have experienced what has just been described, we might wonder, why are those teachings of God’s Word not proven? Is God’s Word wrong?

如果我们或我们信仰中的弟兄姊妹们经历过以上所描述的事情,我们可能会想,为什么神话语的教导没有得到证实呢? 神的话有错吗?

Jika kita atau saudara/saudari seiman kita pernah mengalami apa yang baru saja dideskripsikan itu, mungkin kita jadi bertanya-tanya, mengapa ajaran Firman Tuhan yang dipegang itu tidak terbukti? Salahkah Firman Tuhan?

 

No, God’s Word is never wrong. God’s Word is God Himself. Jesus, who lives and reigns and works until His purpose is completed. What is wrong is never God’s Word in those cases. What’s wrong is the human. We, what we do, are what’s wrong.

不,神的话语永远不会错。 神的话语就是神自己。 耶稣活着、掌权、作工,直到祂的目的完成。 在这些情况下,问题根本不是神的话语。 问题出在人类身上。 我们自己。

Tidak, Firman Tuhan tidak pernah salah. Firman Tuhan adalah Tuhan sendiri. Yesus, yang hidup dan berkuasa dan bekerja sampai maksud-Nya tuntas. Yang salah sama sekali bukan Firman Tuhan dalam kasus-kasus itu. Yang salah adalah manusianya. Kita sendiri.

 

In an effort to understand God’s will, many of us choose the quick and easy way, namely simply accepting what other people teach. Where does the error lie? We do not seek God’s Word ourselves, and we do not learn to listen to the voice of that Word directly from its Source: God Himself. We get used to being satisfied with human teachings, which we consider safe and true because they “come from the Word of God”. We have relied on others as the source of our spiritual food and guidance.

为了尽力理解神的旨意,我们中的许多人选择了快速而简单的方法,即简单地接受别人的教导。 错误到底出在哪里呢? 我们自己并不寻求神的话语,我们也没有学习直接从其源头:神自己。 我们习惯于对人类的教导感到满意,我们认为这些教导是安全和真实的,因为它们 “来自神的道”。 我们依赖他人作为我们的食物来源和属灵指导。

Dalam upaya untuk mengerti kehendak Tuhan, banyak dari kita memilih cara cepat dan mudah, yaitu menerima saja apa yang diajarkan orang lain. Di mana letak kesalahannya? Kita tidak mencari Firman Tuhan sendiri, dan tidak belajar mendengarkan suara Firman itu dari Sumbernya langsung: Tuhan sendiri. Kita membiasakan diri kita puas dengan ajaran manusia, yang kita anggap aman dan benar karena “bersumber dari Firman Tuhan”. Kita telah mengandalkan orang lain sebagai sumber makanan dan tuntunan rohani kita.

 

The Word of God that we hear in the form of sermons, teachings, seminar/training materials, daily devotionals, or whatever, is the Word of God that has gone through some sort of processing by the messenger. Like foods, God’s Word is the fresh raw ingredients, while all the materials presented by other people is processed foods. In most cases, processed foods are prepared and served with the best intentions of the one who does; at least and often for the enjoyment of the one who eats, and sometimes for their health. However, processed foods are not always completely healthy and appropriate for everyone, and definitely contain additional ingredients other than the main fresh raw ingredients. Processed foods are usually good and fine to consume, but it is always best if we learn to get used to processing fresh raw ingredients ourselves, according to our individual needs and for the sake of our own health.

我们以讲道、教导、研讨会/培训材料、日常灵修或其他形式听到的神的话语,是经过说话者处理过程的神的话语。 如果我们把它比作食物,神的话就是新鲜的原材料,而其他人提供的所有材料都是经过加工的食品。 在大多数情况下,加工食品的制备和供应都是出于制备者的最佳意图; 至少并且经常是为了食者的享受,有时是为了食者的健康。 然而,加工食品并不总是完全健康且适合每个人,并且除了主要的新鲜原料之外,肯定还含有其他成分。 加工食品通常很好吃,但最好是我们能够根据个人需求并为了自身健康而学会自己加工新鲜原料。

Firman Tuhan yang kita dengar dalam bentuk khotbah, ajaran, materi seminar/pelatihan, renungan harian, atau apa pun, adalah Firman Tuhan yang sudah melalui proses pengolahan oleh si penyampainya. Jika diibaratkan makanan, Firman Tuhan adalah bahan mentah yang segar, sedangkan segala materi yang disampaikan orang lain itu adalah makanan olahan. Pada kebanyakan kasus, makanan olahan disiapkan dan disajikan dengan maksud baik dari peraciknya; setidaknya dan sering untuk kenikmatan penyantapnya, serta kadang untuk kesehatan penyantapnya. Namun, makanan olahan pun tidak selalu sepenuhnya sehat dan tepat untuk setiap orang, dan pasti mengandung bahan-bahan tambahan lain selain bahan mentah segar utamanya. Makanan olahan itu biasanya baik dan boleh-boleh saja dikonsumsi, tetapi yang terbaik adalah jika kita belajar membiasakan diri mengolah sendiri bahan-bahan mentah yang segar, sesuai kebutuhan kita masing-masing dan demi kesehatan kita masing-masing.

 

Today, let’s remember that Jesus Christ, in whom we believe, has called each of us to follow Him, to become His disciples. And to those of us who have decided to become His disciples, He commands us to always be attached to Him. Jesus Christ never commanded that we use a “chain” system to hear His Word and understand His will through a series of messengers; He actually really wants us to seek Him so that He will reveal Himself to us and guide us. He is an intimate God. This means that we who are entrusted to pastor, lead, and accompany our fellow believers on their spiritual journey must be responsible for directing them to Jesus Christ alone, not to our own interests, understanding, or experiences. And, each of us, every disciple of Jesus Christ, must be attached to and dependent on Him alone, not on humans, even though we go through our spiritual journey with those leaders and fellow believers in an organization or church community.

今天,让我们记住,我们所相信的耶稣基督呼召我们每个人跟随祂,成为祂的门徒。 对于我们这些决定成为祂门徒的人,祂命令我们永远依附于祂。 耶稣基督从来没有命令我们使用 “链条” 系统,通过几级领袖来聆听祂的话语并理解祂的旨意; 祂实际上真的希望我们寻求祂,以便祂向我们显现并引导我们。 祂是一位想要与我们建立亲密关系的神。 这意味着,我们这些受托在属灵旅程上牧养、带领和陪伴信仰弟兄姐妹的人,必须有责任引导这些信仰弟兄姐妹单单归向耶稣基督,而不是为了我们自己的利益、理解、或经历。 而且,我们每个人,耶稣基督的每个门徒,都必须依附和依赖祂,而不是靠人,即使我们与组织上或教会社区中进行属灵之旅的领袖和信徒同工。

Hari ini, mari mengingat kembali bahwa Yesus Kristus yang kepada-Nya kita beriman itu memanggil kita masing-masing untuk mengikut Dia, menjadi murid-Nya. Dan kepada kita yang telah memutuskan untuk menjadi murid-Nya, Dia memerintahkan agar kita senantiasa melekat pada-Nya. Yesus Kristus tidak pernah memerintahkan agar kita menggunakan sistem “berantai” lewat pemimpin yang berjenjang-jenjang untuk mendengar Firman-Nya dan mengerti kehendak-Nya; Dia justru sangat ingin untuk kita mencari Dia agar Dia menyatakan diri kepada kita dan menuntun kita. Dia adalah Tuhan yang ingin berhubungan dekat dengan kita. Artinya, kita yang dipercayakan untuk menggembalai, memimpin, dan mendampingi sesama saudara/i seiman dalam perjalanan rohani harus bertanggung jawab mengarahkan saudara-saudari seiman itu kepada Yesus Kristus saja, bukan kepada kepentingan, pengertian, atau pengalaman kita sendiri. Dan, kita masing-masing, setiap murid Yesus Kristus, wajib melekat dan bergantung kepada Dia saja, bukan kepada manusia, meski kita melakukan perjalanan rohani bersama pemimpin dan teman-teman seiman di dalam sebuah organisasi atau komunitas gereja.

 

I am the vine; you are the branches. If you remain in me and I in you, you will bear much fruit; apart from me you can do nothing. If you do not remain in me, you are like a branch that is thrown away and withers; such branches are picked up, thrown into the fire and burned. If you remain in me and my words remain in you, ask whatever you wish, and it will be done for you. This is to my Father’s glory, that you bear much fruit, showing yourselves to be my disciples.” – John 15:5-8, NIV

我是葡萄树, 你们是枝子. 常在我里面的, 我也常在他里面, 这人就多结果子;因为离了我, 你们就不能做什麽. 人若不常在我里面, 就像枝子丢在外面枯乾, 人拾起来, 扔在火里烧了。你们若常在我里面, 我的话也常在你们里面, 凡你们所愿意的, 祈求, 就给你们成就。 你们多结果子, 我父就因此得荣耀, 你们也就是我的门徒了。 

约翰福音 15:5-8

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Siapa saja yang tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Siapa saja yang tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dimuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” – Yohanes 15:5-8, TB2

 

‘For I know the plans I have for you,’ declares the Lord, ‘plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future. Then you will call on me and come and pray to me, and I will listen to you. You will seek me and find me when you seek me with all your heart.’” – Jeremiah 29:11-13, NIV

耶和华说:我知道我向你们所怀的意念是赐平安的意念, 不是降灾祸的意念, 要叫你们末後有指望。 你们要呼求我, 祷告我, 我就应允你们. 你们寻求我, 若专心寻求我, 就必寻见。 耶利米 29:11-13

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, …” – Yeremia 29:11-13, TB

 

 

If you, like I have experienced, have forgotten to always be attached to God and listen to the voice of His Word personally, now is the time to start again. Seek God every day, listen to His voice every day, keep His Word carefully in your heart and reflect on it every time, hold His Word as a valuable life guide in our daily steps, then we will understand His will and are enabled to do it. As a result, we will enjoy the fulfillment of His will for our lives, which is unique and not the same as what others may experience.

如果你像我所经历的那样,忘记了始终依附神并直接亲自聆听祂话语的声音,那么现在是重新开始的时候了。 每天寻求神,每天聆听祂的声音,将祂的话语仔细地记在心里并时时反思,将祂的话语作为我们日常生活中有价值的人生指南,这样我们就能明白祂的旨意,并能够遵行祂的旨意。 结果,我们将享受祂对我们生命的旨意的实现,这是独一无二的,与其他人所经历的不一样。

 

Jika Anda, seperti saya pernah mengalaminya, sedang lupa untuk senantiasa melekat pada Tuhan dan mendengarkan suara Firman-Nya langsung secara pribadi, sekaranglah waktunya untuk memulai kembali. Carilah Tuhan setiap hari, dengarkan suara-Nya setiap hari, simpanlah Firman-Nya baik-baik di dalam hati dan renungkan kembali setiap saat, peganglah Firman-Nya itu sebagai tuntunan hidup yang berharga dalam langkah kita sehari-hari, maka kita akan mengerti kehendak-Nya dan dimampukan melakukan kehendak-Nya. Hasilnya, kita akan menikmati penggenapan kehendak-Nya itu bagi hidup kita masing-masing, yang unik dan tidak sama seperti yang dialami orang lain.

 

Let us make sure that as His disciples we only follow Jesus Christ, until we meet Him face to face when He comes again.

让我们再次确保我们只跟随耶稣基督作为他的门徒,直到祂再来时我们面对面见到祂。

Mari pastikan kembali, bahwa kita hanya mengikut Yesus Kristus sebagai murid-Nya, sampai kelak kita bertemu langsung dengan-Nya saat Dia datang kembali.

2024-04-26T11:19:53+07:00