///Kampanye Tim Sukses

Kampanye Tim Sukses

Bulan April 2019 menjadi salah satu bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia, karena pada tanggal 17 April 2019 seluruh rakyat Indonesia yang sudah cukup usia dan memiliki hak pilih dalam pemilu akan melakukan haknya untuk menentukan pilihan pemimpin dan wakil rakyat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Semangat untuk menyukseskan Pemilu 2019 muncul dan bertumbuh di berbagai kalangan. Masing-masing calon pemimpin dan calon wakil rakyat telah mempersiapkan diri dengan baik, melakukan berbagai strategi promosi diri dan program untuk memastikan bahwa rakyat akan memilih mereka.

 

Beberapa bulan sebelum hari Pemilu 2019 ini, adalah masa ketika setiap calon menjelaskan visi, misi, dan rencana ke depan jika mereka terpilih. Inilah masa setiap calon diberi ruang dan waktu untuk berpromosi sebaik-baiknya; masa kampanye.

Dalam masa kampanye setiap calon pemimpin dibantu oleh tim sukses yang akan menceritakan kebaikan, kesuksesan, dan tentunya visi-misi masing-masing calon.

Para calon pemimpin tersebut tentunya memilih tim sukses yang telah mengenalnya, sehingga tim sukses ini bisa menceritakan banyak hal positif tentang sang calon pemimpin. Tim sukses ini akan berkampanye tentang sang calon, mulai dari latar belakang sampai ke hasil pekerjaan dan prestasi yang pernah dicapai sang calon, termasuk janji-janji yang akan dilakukan demi rakyat jika nanti sang calon terpilih. Semuanya dilakukan dengan satu tujuan, yaitu para pemilih akan percaya dan memutuskan untuk memilih sang calon saat Pemilu nanti.

Kampanye ialah fenomena yang terjadi dalam dunia politik dan kehidupan berbangsa. Namun di samping sebagai anak bangsa Indonesia, kita adalah orang percaya, anak-anak Tuhan, yang sebenarnya telah dipilih Tuhan menjadi warga kerajaan Allah. Status ini mirip dengan tim sukses dalam kampanye politik. Kita punya tugas untuk menceritakan dan memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Sang Raja, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Kini pertanyaannya, sejauh mana kita mengenal Sang Raja? Apakah kita cukup mengenal-Nya sehingga mampu menjadi saksi dalam menceritakan perbuatan-perbuatan-Nya yang besar?

Kita akan kesulitan menceritakan tentang Sang Raja kalau kita tidak kenal dekat dengan-Nya. Kita juga tidak bisa menceritakan perbuatan-Nya yang besar, kalau kita tidak pernah menyadari dan bersyukur atas perbuatan-Nya yang besar itu di dalam hidup kita.

Mari, kita perlu belajar untuk terus dekat dengan Sang Raja, mengenal dan menghidupi kebenaran Firman dan kuasa-Nya, sehingga kita bisa mengalami langsung setiap perbuatan-Nya yang ajaib dan besar itu di dalam hidup kita. Ketika kita telah menjadi saksi atas semua perbuatan-Nya, dengan mudah kita bisa menjdi “tim sukses” Sang Raja untuk menceritakan perbuatan-Nya kepada semua orang. Membagikan kisah hidup kita yang penuh berisi kebaikan dan perbuatan-Nya yang ajaib akan membuat banyak orang menjadi percaya kepada-Nya.

Mari kita berjalan dengan iman bahwa kuasa-Nya telah menjadi milik kita dan perbuatan-Nya yang besar pasti menjadi bagian dari hidup kita. Selanjutnya, kabarkan terus perbuatan-Nya yang besar itu agar banyak orang memilih untuk mengikut Dia.

 

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.” (1 Ptr. 2:9)

2019-09-27T12:20:29+00:00