///Kasih yang sempurna

Kasih yang sempurna

Sebenarnya, hal ini baik-baik saja untuk dilakukan karena menyatakan kasih memang merupakan sesuatu yang diajarkan Tuhan Yesus. Namun bagi kita anak Tuhan, seharusnya menyatakan kasih dilakukan bukan hanya di bulan Februari atau di tanggal-tanggal tertentu, tetapi dilakukan setiap saat kepada semua orang di sekitar kita. Kita telah menerima kasih yang sempurna yaitu diri Kristus Yesus sendiri, yang karena cinta-Nya rela mati bagi kita. Tiada kasih yang lebih besar daripada kasih seseorang yang mau mati bagi orang lain.
Kasih Kristus melampaui semua kasih yang ada di dunia, dan kasih itu telah kita terima. Karena kasih yang sempurna itulah, seharusnya kita tidak perlu lagi mencari kasih dari manusia. Bahkan sebaliknya, kita harus memberikan dan menyatakan kasih pada orang lain. Seorang anak Tuhan yang sungguh-sungguh menyadari posisinya yang dikasihi Tuhan tidak akan menuntut dikasihi atau diperhatikan oleh manusia. Semakin anak Tuhan menyadari hal ini, semakin dia akan bertumbuh dalam mengasihi. Kasih pada dasarnya adalah memberi dan berkorban, bukan meminta, apalagi menuntut.

Dalam hubungan dengan pasangan, kita berlomba-lomba untuk mengasihi. Dalam hubungan keluarga, kita berlomba-lomba untuk memberikan kasih. Dalam hubungan di komunitas sel dan di tengah-tengah persahabatan, kita berlomba-lomba untuk menyatakan kasih. Semuanya kita lakukan tanpa menuntut perhatian dan ekspresi kasih dari pasangan, keluarga, maupun para sahabat. Kalau ini terjadi di antara kita, orang-orang dunia akan melihat Tuhan Yesus yang hidup di dalam dan di antara kita karena melihat bahwa anak Tuhan senantiasa saling mengasihi.

Pertanyaannya, apakah orang-orang dunia di sekitar kita telah melihat bahwa kita saling mengasihi di dalam Kristus? Ataukah mereka justru melihat ekspresi kasih orang Kristen juga hanya di bulan Februari dan di tanggal-tanggal tertentu? Ekspresi dan tindakan kasih anak Tuhan akan taat mengikuti perintah Kristus, yaitu menyala dan mengalir setiap saat, bahkan termasuk di saat-saat kita harus berkorban melampaui batas kebiasaan atau kenyamanan kita.

Mari terus bertumbuh dalam kasih dan nyatakan terus kasih Kristus senantiasa dalam setiap keadaan seperti Kristus telah mengasihi kita, maka damai sejahtera Tuhan akan nyata dalam dunia kita. (HTa)

2019-10-17T10:09:14+07:00