//Kitab Zakharia

Kitab Zakharia

Zakharia mulai pelayanannya sebagai seorang nabi pada waktu yang sama dengan Hagai. Kemudian dia menerima delapan penglihatan pada hari yang sama (1:7), dan sepuluh bulan kemudian menyampaikan empat khotbah (7:1). Nubuatannya terakhir dalam pasal 9-14 tidak disebut tanggalnya tetapi diperkirakan disampaikan beberapa tahun sebelum Ezra dan Nehemya tiba di Yerusalem.

Pada masa tuanya sementara melayani Tuhan dalam Rumah Tuhan Zakharia dibunuh “di antara tempat kudus dan mezbah" oleh para pemimpin agama (Matius 23:35). Hal itu mirip dengan pembunuhan seorang hamba Allah dengan nama yang sama pada zaman raja Yoas (lihat 2 Tawarikh 24:20-21).

Dari antara para nabi kecil, Zakharia yang paling banyak bernubuat tentang kedatangan Yesus, baik pada pertama kali dan juga pada kedua kalinya. Tentang kedatangan pertama dikatakan dia akan datang di tengah kita (Zakharia 2:10-12; Matius 1:23).Dialah Tunas dan Batu (Zakharia 3:8-9, 6:12-13; Yesaya 11:1; Lukas 20:17-18). Dialah Juru Selamat Israel, mata air yang darahnya menyucikan dari dosa. (Zakharia 13:1; 1 John 1:7). Kita juga membaca tentang kedatangan Kristus pada kali kedua (9:10-10:12). Mereka yang membunuh dia akan melihat dia dan meratap. (12:10; Yohanes 19:33-37). Dia akan datang dan berdiri atas bukit Zaitun. (Zakharia 14:4). Dia akan datang sebagai Juru Selamat, Hakim dan Raja yang benar yang memerintah dari Yerusalem. (14:8-9).

Berita kitab ini adalah panggilan untuk bertobat.Israelakan dihukum karena dosa (5:1–11), tetapi kemudian akan dikuduskan dan dipulihkan (3:1–10). Bangsa itu akan menolak Mesias yang akan datang (9:1–11:17) tetapi pada akhirnya akan diselamatkan.(12:1–14:21).

Delapan Visi tentang Akhir Zaman Zakharia 1:1–6:15

Kitab ini mulai dengan panggilan untuk bertobat.“Kembalilah kepada-Ku!” Tuhan mengingatkan Israel tentang sejarah nenek moyangnya dan murka-Nya terhadap mereka.Pada masa lalu firman dan ketetapan Tuhan yang diperintahkan kepada para nabi sudah digenapi dan hukuman dicurahkan.Mendengar peringatan itu, generasi Zakharia bertobat. Bagaimana kita? (1:1-6).

Selanjutnya ada seri delapan penglihatan.Semuanya dilihat oleh Zakhari adua bulan sesudah peletakkan fondasi Rumah Tuhan.Visi-visi ini berhubungan dengan sejarah Israel, akhir zaman dan kitab Wahyu.

1. Visi kuda. 1:7-17. Visi pertama tentang bumi.
Kita diingingatkan bahwa Tuhan mengamat-amati dan mengawasi segala sesuatu yang terjadi di bumi.(Mazmur 11:4; 66:7). Zakharia melihat seorang yang menunggang kuda merah dan kuda-kuda yang merah, yang merah jambu dan yang putih berdiri di belakangnya. Kuda itu diutus Tuhan untuk menjelajahi bumi. (Bandingkanlah Wahyu 6). Bangsa-bangsa merasa dirinya aman tetapi Tuhan murka dan mengumumkan bahwa Dia akan kembali kepada Yerusalem, membangun rumah-Nya, menghibur Sion dan memilihnya.

2. Visi empat tanduk 1:18-21. Visi kedua tentang bangsa Yehuda.
Yehuda akan diserakkan antara bangsa-bangsa oleh empat “tanduk” atau pemerintahan. Mungkin ini termasuk kerajaan Babel, Medi-Farsi, Yunani dan Roma. Tetapi akan ada empat tukang besi yang akan menghempaskan empat tanduk supaya Yehuda dapat kembali. Demikian dinubuatkan bahwa bangsa Yehuda akan kembali menjadi bangsa lagi.

3. Visi tali ukuran. 2:1-13.
Visi ketiga berhubungan dengan kota Yerusalem. Seroang dengan tali pengukur mengukurnya. (Bandingkanlah Wahyu 11:1-3). Tuhan berjanji bahwa Yerusalem akan dipulihkan tetapi umat-Nya harus lari dari Babel, kembali ke Sion dan pada waktu itu banyak bangsa akan menggabungkan dirinya kepada Tuhan. (Wahyu 7:9).

4. Visi imam besar. 3:1-10.
Visi keempat ini berhubungan dengan Rumah Allah. Zakharia melihat Yosua, imam besar yang berpakaian kotor. .Sebagai imam besar dia menggambarkan Yesus, Imam Besar kita yang menanggung dosa isi dunia tetapi bangkit berpakaian kudus dan mulia. (Wahyu 1:12-20). Yosua juga menggambarkan para imam Tuhan, semua pelayan dan hamba sebagai orang yangberdosa yang akan dikuduskan. Kesalahannya akan dijauhkan daripadanya dan mereka akan mengenakan pakaian tahir, lenan putih yang adalah kebenaran orang kudus. (Wahyu 7:13-15; 19:8,14).Mereka akan jalan di tempat sorgawi. Tuhan jugaakan mendatangkan hamba-Nya Sang Tunas. Oleh Dia, Tuhan akan menghapuskan kesalahan umat-Nya dalam satu hari saja.

5. Visi kandil emas dan dua pohon zaitun. 4:1-14. Visi kelima berhubungan dengan tempat kudus.
Dalamnya Zakhari melihat sebuah kandil emas dan dua pohon zaitun. Kandil emas menggambarkan Jemaat Tuhan. (Wahyu 1:20). Dua pohon zaitun membayangkan dua saksi. (Wahyu 11:4). Pada waktu visi ini digenapi akan selesai pembangunan Rumah Tuhan. Yang meletakkan dasar Rumah Tuhan akan menyelesaikan-Nya. Rumah Tuhan, Bait Allah sorgawi, akan selesai dan penuh kemuliaan. (Wahyu 10:6-7; 11:19; 15:8; 16:17; 21:3).

6. Visi gulungan kitab yang terbang 5:1-4.
Visi kelima tentang gulungan kitab adalah tentang hukuman atas dunia. Kutuk Allah akan datang atas orang yang berdosa seperti pada waktu gulungan kitab dengan tujuh meterainya dibuka dalam Wahyu 6.

7. Visi perempuan dalam gantang. 5:5-11.
Visi enam tentang hukuman atas wanita yang disebut “Kefasikan” yang berpusat pada dan dibangun di tanah Sinear (yaitu Babel). Wanita itu pada masa kejahatan mencapai puncaknya akan berdiri dan ditempatkan di Babel. (Wahyu 17-18).

8. Visi empat kereta. 6:1-8.
Pada visi ini kuda-kuda keluar lagi menjelajahi bumi. Survei bumi sudah lengkap tetapi sekarang sudah tiba saat penghakiman dan murka Tuhan dicurahkan. Roh Tuhan tenteram karena yang di Tanah Utara (Babel) hukuman sudah dicurahkan.

Penglihatan itu merangkul Perjanjian Lama dan Baru, bangsa Israel dan Jemaat Kristus. Di dalamnya ada nubuatan tentang Mesias yang akan datang. Yosua menggambarkan Yesus yang datang untuk membangunkan rumah Tuhan, dan duduk dan memerintah atas takhta sebagai raja dan sekaligus imam.Yesus menggenapi gambaran ini. Dia datang sebagai Malkisedek, raja damai, raja kebenaran dan imam Allah Besar.(Ibrani 7).Dia yang akan dimahkotakan.Pada waktu itu bukan hanya orang dari Israel tetapi orang-orang dari jauh akan datang untuk turut membangunkan Bait Allah. Yesus yang mati sebagai raja Israel (Matius 27:37) akan datang lagi sebagai raja segala raja! (Wahyu 11:15:19:16). (Zakharia 6:9-15).

Puasa dan Ratapan Israel akan diganti Kemuliaan
Zakharia 7 – 8

Dua tahun kemudian Zakharia bernubuat lagi.Dia ditanya, entah Israel harus tetap meratap karena kebinasaan Yerusalem.Tuhan meresponi dengan pertanyaan: Kenapa mereka menangis dan berpuasa? Untuk dirinya atau untuk Tuhan? Apa motivasinya? Tuhan menjawab bahwa ketaatan lebih baik dari meratap dan berpuasa. (7:1-7).

Tuhan memanggil mereka untuk melaksanakan keadilan dan kasih sayang, tetapi karena umat-Nya tidak taat dan dilintangkannya bahunya, ditulikannya telinganya, dikeraskan harinya sampai menolak Firman dan Roh, murka Allah yang hebat akan dicurahkan atas mereka. Itulah sebabnya bangsa Israel seakan-akan dicerai-beraikan oleh angin badai antara bangsa-bangsa dan negeri perjanjian akanmenjadi sunyi sepi. (7:8-14).

Namun Tuhan mencintai Sion dan berjanji Dia akan kembali dan tinggal di tengah-tengah Yerusalem, Kota Setia, gunung Tuhan, Gunung Kudus. Hal itu sesuatu yang ajaib! Umat Tuhan akan datang dari timur dan barat, kembali kepada Tuhan. Akan ada kemakuran dan daripada dikutuk, Yehuda dan Israel akan menjadi berkat. Tuhan akan berbuat baik kepada umat-Nya. Secara harafiah nubuatan itu digenapi waktu orang Yehuda kembali ke negerinya pada tahun 1948 dan menduduki Yerusalem pada tahun 1967. Secara rohani nubuat itu menggambarkan seluruh umat Tuhan, jemaat Yesus Kristus yang terdiri dari bangsa Yahudi dan bangsa-bangsa yang non Yahudi, yang akan datang kepada Kristus, menjadi satu umat penuh kebenaran, kasih dan kekudusan. Mereka tidak akan ikut acara atau ibadah agama tetapi akan sungguh mencari Tuhan dari segala suku, kaum, bangsa dan bahasa. Umat itu akanpenuh kebenaran dan damai sejahtera. Tuhan akantinggal di tengah-tengah mereka. (8:1-23).

Dua Ucapan Ilahi tentang kedatangan Mesias
Zakharia 9 – 14

Ucapan ilahi (Ibrani “massa” yang berarti beban) adalah berita dan pesan dari Allah dengan peringatan hukuman berat yang disampaikan oleh para nabi. (Yesaya 13:1; 14:28; 15:1; 17:1; 19:1; 21:1,11,13; 22:1; 23:1; Yehezkiel 12:10; Nahum 1:1; Habakuk 1:1; Maleakhi 1:1).Ucapan ilahi pertama (Zakharia 9-11) terutama membicarakan kedatangan Mesias pertama dan pekerjaan Tuhan antara umat-Nya.Ucapan ilahi yang kedua (Zakharia 12–14) menunjukkan apa yang akan terjadi pada hari Tuhan, perang besar di mana segala bangsa melawan Yerusalem dan kemenangan kerajaan Tuhan.

1. Kedatangan Mesias yang pertama
Zakharia 9-11

Tuhan akan menghukum musuh-musuh umat-nya, yaitu bangsa-bangsa sekitar Israel. Siria dan Lebanon akan dihukum. Tirus akan dipukul dan dimakan api. Kota-kota Palestina akan ketakutan, bersedih, malu dan ditinggalkan tetapi akan ada sedikit sisa yang akan tetap mengenal Tuhan. Tentang Israel, Tuhan akan mengelilingnya dengan tentara-Nya dan melepaskannya.

Mesias, Raja Israel, akan datang. Dia akan membawa sukacita, damai sejahtera dan kelepasan. Dia akan masuk Yerusalem atas keledai sebagai raja yang rendah hati. Ini merupakan nubuatan Yesus sebagai Raja sorga yang mengosongkan diri dari kesetaraan dengan Allah dan menjadi manusia.(Filipi 2:5-8).Dia masuk Yerusalem naik keledai.(Matius 21:1-5).

Nubuatan ini merangkul masa 2000 tahun karena dampak kedatangan-Nya tidak akansepenuhnya nyata sampai Dia masuk Yerusalem lagi sebagai Raja di atas segala raja (Matius 23:39). Pada waktu itu kerajaan-Nya akan memerintah atas segala bangsa dan akan ada damai sejahtera.

Semuanya itu adalah akibat penyaliban-Nya di mana darah perjanjian akan membawa kelepasan, pengharapan dan berkat dua kali ganda. Sebelum damai sejahtera yang kekal itu akan tiba, anak-anak Yehuda, Efraim dan Sion harus dibentuk sebagai tentara Allah dan berperang. Mereka akan berperang karena Allah beserta mereka. Pada waktu itu Tuhan akan kelihatan atas mereka. Tuhanakan datang dengan bunyi sangkakala, membela dan melindungi, berperang untuk mereka dan menyelamatkan mereka. (Zakharia 10).

Pada akhirnya Yehuda dan Yusuf (Efrayim) akan dikuatkan, diselamatkan dan kembali kepada negerinya. Efrayim akan bersuka cita dalam Tuhan, ditebus, bertumbuh dan akan kembali dari pembuangan di antara bangsa-bangsa, dari Mesir dan dari Asyur. Tuhan akan menguatkan mereka dan mereka akan jalan dalam nama-Nya. (Zakharia11).

Namun umat Tuhan seperti domba-domba sembelihan.Tuhan tidak mau lagi menggembalakan mereka.Hal itu diibaratkan oleh dua tongkat yang diambil Tuhan yang disebut “Kemurahan” dan “Ikatan.” Tuhan mematahkan tongkat “Kemurahan” dan membatalkan perjanjian-Nya dengan Israel.Itu terjadi waktu ketiga puluh uang perak diserahkan di rumah Tuhan.Inilah nubuatan tentang penjualan Yesus oleh Yudas yang membawa kepada kematian Yesus. (Matius 27:9-10). Bukan bahwa Tuhan menolak Israel , tetapi mereka tersandung dan tidak lagi diberkati Tuhan sampai bangsa-bangsa diselamatkan (Roma 9-11). Kemudian Tuhan mematahkan tongkat “Ikatan” yaitu persaudaraan antara Israel dan Yehuda.(Zakharia 12).

2. Kedatangan Mesias yang kedua
Zakharia 12-14

Pada akhir zamanYerusalem akan menjadi batu berat bagi segala bangsa dan akan menjadi bangsa yang kuat yang menakuti bangsa sekelilinginya. Yehuda akan selamat karena Tuhan akan melindungi dan memunahkan segal bangsa yang menyerang Yerusalem. Pada waktu itu Tuhan akan mencurahkan roh pengasihan atas mereka dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam. Mereka akan meratap seperti orang menangisi anak sulung. Nubuatan ini menyatakan bahwa orang Yahudi pada akhir zaman akan mengenal Mesias yang disalibkan oleh mereka. (Zakharia 12).

Pada hari itu dosa dan kecemaran Yerusalem akan dibasuh oleh sumber air. Berhala dan nabi palsu akan disingkirkan. Mereka akan melihat luka yang diterima Yesus di rumah sahabat-sahabtnya. Mereka akan mengenal bahwa Gembala Israel adalah Yesus yang dibunuh dan dombanya (murid-muridnya)akan dicerai-beraikan. Juga dinubuatkan bahwa akan ada sepertiga dari umat Tuhan yang akan dimurnikan sedangkan dua pertiga akan dilenyapkan. (Zakharia 13).

Hari Tuhan datang. Segala bangsa akan melawan Yerusalem tetapi Tuhan akan berperang melawan bangsa-bangsa itu dan Mesias akan datang, berdiri di bukit Zaitun yang akan terbelah dua. Yesus berangkat dari bukit Zaitun dan akan kembali dengan cara yang sama Dia berangkat. (Kis 1:11). Orang yang tidak percayaakan melarikan diri dan Yesus akan datang dengan semua orang kudus. Air hidup akan mengalir dari Yerusalem dan Yesus akan memerintah atas segala bangsa. Kerajaan-Nya sungguh akan datang. Rumah Tuhan akan kudus dan tidak lagi akan ada pemberontakan dan dosa. (Zakharia 14). Sungguh masa depan untuk umat Tuhan penuh pengharapan dan kemuliaan!

2020-04-22T14:39:52+07:00