//KOMUNITAS SEL ADALAH GAYA HIDUP MANUSIA BARU

KOMUNITAS SEL ADALAH GAYA HIDUP MANUSIA BARU

Pada bulan ini kita akan berfokus pada acara komunitas sel, sebab komsel diadakan cuma seminggu sekali dan hanya dipraktekkan sebagai acara atau pertemuan sesaat. Itulah sebabnya, mengapa banyak komunitas sel menjadi kering dan mati. Padahal komunitas sel di gereja mula-mula merupakan persekutuan yang terjadi setiap hari (Kisah Para Rasul 2:46-47). Tentu situasi kota dan masyarakat pada jaman itu jauh berbeda dengan situasi kita sekarang ini. Namun yang ingin ditekankan di sini adalah bahwa gereja bukanlah sekedar acara seminggu sekali, tapi adalah gaya hidup.
Mengapa gereja adalah sebuah gaya hidup? Alasan mengapa gereja merupakan suatu gaya hidup, karena gereja adalah manusia baru, yaitu Kristus sendiri. Manusia baru merupakan sebuah organisme yang hidup, berelasi dan bergerak. Gereja merupakan tubuh yang juga adalah sebuah organisme yang berhubungan selama 24 jam sehari. Tubuh Kristus, walaupun anggota-anggotanya terdiri dari pribadi-pribadi, tetapi semua anggota tersebut telah dihubungkan oleh Roh Kudus, menjadi satu tubuh rohani yang hidup. Apa saja yang dirasakan oleh satu anggota dapat dirasakan oleh Kristus dan oleh anggota-anggota lainnya.

CARA HIDUP DALAM TUBUH KRISTUS
Gaya hidup tubuh Kristus atau manusia baru ini masih sangat asing bagi banyak orang Kristen. Kita sudah terlalu lama diajarkan tentang prinsip manusia baru yang bersifat individu, sehingga kita tidak mengerti bagaimana hidup bersama sebagai sebuah kemanusiaan yang korporat. Apabila kita hanyalah manusia-manusia baru yang bersifat individu, tentu kita tidak ada bedanya dengan orang-orang yang tidak percaya.
Cara hidup manusia baru itu sangat berbeda dengan cara hidup individu.

1.Manusia baru memiliki kepala yaitu Kristus sebagai sumber kehidupan.
Mengapa kita dibaptis ke dalam tubuh Kristus? Apakah itu hanya sebuah konsep yang bersifat simbolis? Tidak! Kita benar-benar adalah anggota tubuhNya. Jadi sama seperti anggota tubuh tidak dapat hidup tanpa diperintah oleh kepala, demikian pula kita sebagai anggota tubuh Kristus tidak dapat hidup tanpa diperintah dan dikendalikan oleh Kristus, Kepala Gereja. Jadi, kita bukanlah menjalankan kehidupan untuk Kristus, melainkan Kristus yang sebenarnya menjadi sumber dan pelaku kehidupan melalui kita. Ini cara hidup yang berbeda.

2.Manusia baru harus berhubungan dengan sesama anggota tubuh, dan mempraktekkan hubungan “saling”.
Kita bukan lagi manusia dan individu yang independen. Kita adalah anggota-anggota yang saling berhubungan dan saling membutuhkan. Hanya dengan berada dalam tubuhlah setiap anggota menerima kehidupan Kristus. Suplai kehidupan Kristus diberikan lewat anggota-anggota tubuh yang saling melayani dengan karunia-karunia yang berbeda secara unik. Itulah sebabnya pada bulan ini, kita mau lebih giat mempraktekkan gaya hidup manusia baru sehari-hari. Setiap hari, kita mau berkoneksi dengan Kristus dan dengan sesama. Jika kita berjalan setiap hari sebagai manusia baru, maka komunitas sel kita pasti akan bertumbuh dan berbuah

2011-06-29T02:27:38+00:00