///Melibatkan Roh Kudus di Dalam Pekerjaan

Melibatkan Roh Kudus di Dalam Pekerjaan

“Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” – Yohanes 14:26, TB

“… but when the Father sends the Advocate as my representative—that is, the Holy Spirit —he will teach you everything and will remind you of everything I have told you.” – John 14:26, NLT

 

Sebagai orang Kristen, kita tentu percaya bahwa kehidupan yang dipenuhi Roh Kudus akan memberi kita kekuatan, kuasa, sukacita, kedamaian, dan kebebasan. Ini karena Roh Kudus yang ada di dalam diri orang percaya memang diutus untuk mengajarkan kita segala sesuatu. Perhatikan: segala sesuatu. Di dalam Alkitab bahasa Inggris disebut bahwa “Father sends the advocate as my representative”. Luar biasa. Ini berarti Tuhan telah memberi orang-orang percaya “konsultan/penasihat pribadi” yang mewakili mereka di segala bidang, termasuk mengarahkan dan mengajarkan segala hal di dalam konteks pekerjaan atau bisnis kita. Kitalah orang-orang percaya yang menerima keistimewaan ini!

Roh Kudus sangat siap dan bersedia untuk 100% terlibat dan mengajar kita di segala bidang kehidupan, termasuk pekerjaan kita. Pertanyaannya, bagaimana agar kita bisa melibatkan dan memperkuat hubungan kita dengan Roh Kudus di dalam pekerjaan? Secara pengetahuan, kita mungkin tahu bahwa Roh Kudus menyertai kita, tetapi bagaimana cara kita untuk benar-benar melibatkan Roh Kudus, mendengarkan suara-Nya, menanggapi panggilan-Nya, dan melakukan arahan-Nya? Bagaimana Anda membangun hubungan yang lebih bermakna dengan Tuhan di dalam pekerjaan?

 

Belajarlah melibatkan Roh Kudus di dalam pekerjaan dengan melakukan beberapa kiat berikut:

  1. Sadari bahwa di luar Tuhan, semua usaha Anda sia-sia

Rintangan terbesar bagi kita semua untuk tidak mengandalkan Roh Kudus adalah paradigma atau keyakinan tentang kemampuan diri sendiri. Sampai batas tertentu, pemikiran “saya bisa”, “saya akan sukses”, “saya sanggup melakukan hal-hal hebat”, dan yang sejenisnya itu boleh saja dipakai. Namun, ingatlah bahwa kemampuan manusia terbatas. Banyak hal berada di luar batas kompetensi dan usaha kita, dan Firman Tuhan pun tegas menyatakan bahwa kita tidak seharusnya mengandalkan diri sendiri (Yer. 17:5), “Beginilah Firman TUHAN: ‘Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN.'” Mengandalkan diri sendiri merupakan sikap terkutuk karena membuat kita menjauh dari Tuhan; padahal, Tuhan telah memberikan Roh Kudus untuk menjadi Penolong di dalam segala hal bagi kita. Sadarilah bahwa hanya di dalam Tuhanlah dan hanya oleh Roh Kuduslah Anda mampu melakukan hal-hal besar. Di luar Tuhan, semuanya sia-sia. Pastikan kesadaran ini melekat selalu pada diri Anda, dan jangan melupakan atau mengabaikan Roh Kudus hingga menjadi sombong dan berusaha membangun karier dengan kekuatan sendiri.

 

  1. Biasakan diri untuk mengobrol akrab dengan Roh Kudus

Satu hal sederhana yang dapat kita lakukan untuk membangun keakraban dengan Roh Kudus ialah memulai hari dengan berkata, “Selamat pagi, Roh Kudus.” Ini adalah suatu kebiasaan yang membuat kita akrab dengan Roh Kudus karena membangun kesadaran kita akan kehadiran Roh Kudus di dalam diri kita dan di sepanjang hari kita. Dengan kesadaran ini, secara sadar kita memilih untuk menyertakan Roh Kudus dalam setiap percakapan internal, termasuk di dalam pekerjaan. Ketika harus mengambil keputusan, menghadapi atasan, melayani pelanggan, atau bernegosiasi dengan pemasok, kita tahu ada Roh Kudus yang nyata dan sedang menolong kita. Ajak Roh Kudus mengobrol tentang segala hal. Dia hidup dalam hati kita dan standby 24 jam setiap hari.

 

  1. Latih kepekaan terhadap perkataan dan dorongan Roh Kudus saat Anda bekerja

Ketika kita bercakap-cakap dengan Roh Kudus, catat hal-hal yang muncul di hati dan pikiran kita. Ini merupakan latihan kepekaan yang baik agar Anda mudah menangkap perkataan dan dorongan Roh Kudus. Latihlah diri untuk peka dalam hal-hal yang Anda rasakan, impresi/kesan yang ada dapatkan, hikmat yang tiba-tiba muncul, dan segala hal lainnya saat Anda berkomunikasi akrab dengan Roh Kudus dalam konteks pekerjaan. Latih kepekaan Anda saat melakukan rapat, saat berbicara dengan karyawan yang bermasalah, atau saat bernegosiasi dengan pelanggan. Jangan berfokus pada caranya, tetapi kreatiflah menemukan cara-cara Anda sendiri yang pribadi dan efektif. Misalnya, Anda bisa berbahasa roh di dalam hati tanpa mengeluarkan suara.

 

  1. Latih ketaatan dengan diam dan mendengarkan

Cara terbaik untuk memperkuat hubungan Anda dengan Roh Kudus adalah melalui ketaatan. Tanpa ketaatan, kepekaan Anda menjadi sia-sia, karena berbagai pertolongan Roh Kudus itu tidak akan Anda alami secara nyata manfaatnya. Usahakan untuk diam dan mendengarkan juga saat Anda bercakap-cakap dengan Roh Kudus. Anda memang bisa berdoa dan meminta pertolongan kepada Roh Kudus, bahkan berkeluh kesah kepada-Nya. Namun, sebagaimana dalam setiap obrolan dengan siapa pun, Anda pun harus belajar diam dan mendengarkan ketika Roh Kudus berbicara. Latih waktu-waktu diam dan mendengarkan ini dengan berbagai cara, misalnya waktu jam istirahat makan siang, sedang mengendarai mobil, atau saat Anda berada di ruang kerja sendirian. Hanya berdiam diri di hadirat Roh Kudus akan memunculkan kekuatan, hikmat, bahkan arahan terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. Catatlah hal-hal yang Roh Kudus nyatakan itu agar Anda lebih mudah mengingatnya. Selanjutnya, Anda hanya perlu taat melakukannya.

 

  1. Renungkan dan ucapkan Firman setiap saat

Apa pun arahan Roh Kudus, Anda akan melihat bahwa semuanya itu sejalan dengan Firman Tuhan. Roh Kudus akan mengarahkan dan mengingatkan kita berdasarkan Firman Tuhan yang tersimpan di hati kita. Karena itulah, kita perlu menyimpan Firman sebanyak-banyaknya di dalam hati kita. Saat Anda sedang sendirian di kantor, Anda bisa mengucapkan kembali Firman Tuhan yang sesuai dengan situasi yang sedang Anda hadapi, misalnya Filipi 4:13 (“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepada-Ku”) saat menghadapi kesulitan dalam pekerjaan. Renungkan dan ucapkan Firman ini sambil menjaga diri Anda tetap di dalam hadirat Roh Kudus, atau sambil berbahasa roh. Luangkan waktu tertentu untuk melakukan hal ini secara rutin dan sesering mungkin, meski singkat saja setiap kalinya.

 

Nah, jika Anda setia melakukan kiat-kiat ini dan belajar mengandalkan Roh Kudus di dalam pekerjaan, apa manfaat yang akan Anda dapatkan?

  1. Roh Kudus akan menolong melakukan perubahan cara berpikir Anda tentang bisnis dan profesi Anda.
  2. Roh Kudus memberikan pertolongan yang nyata saat Anda mengalami tekanan, kebuntuan, atau rintangan dalam pekerjaan.
  3. Roh Kudus memimpin Anda ke dalam seluruh kebenaran sehingga kehidupan Anda dalam pekerjaan akan makin lurus dan benar, misalnya, Anda sanggup menghindari korupsi atau perilaku tidak jujur.
  4. Roh Kudus memberi Anda hikmat dan kreativitas dalam bentuk ide-ide baru dalam pekerjaan.
  5. Roh Kudus memampukan Anda untuk hidup mengeluarkan buah Roh dan mematikan perbuatan-perbuatan daging di dalam pekerjaan, seperti berhenti marah-marah, tidak lagi emosional, dan bertobat dari sikap menghakimi. Anda akan bisa lebih mengasihi semua orang yang ada di lingkungan pekerjaan Anda dengan kasih Kristus.
  6. Roh Kudus menguatkan Anda untuk berdoa, bahkan mendoakan hal-hal yang tepat, saat Anda berada dalam kelemahan atau kondisi stres.
  7. Roh Kudus memberi Anda kuasa untuk menjadi saksi-Nya kepada para karyawan, rekan bisnis, konsumen, pemasok, dan orang-orang lain di lingkungan pekerjaan, sehingga Anda memiliki “energi” untuk menjadi teladan lewat perilaku dan perkataan.

Mari kita disiplin dan giat berlatih untuk berkomunikasi, berhubungan, dan mengandalkan Roh Kudus sesering mungkin saat kita bekerja. Ingatlah, Roh Kudus, Sang Penolong itu, telah ada bersama-sama dengan kita dan siap setiap saat untuk menolong kita, termasuk di dalam pekerjaan kita.

2021-10-06T14:47:11+07:00