//Memiliki Anak yang selalu “Up-Date” tapi “Total Healthy”

Memiliki Anak yang selalu “Up-Date” tapi “Total Healthy”

2. Rambu Motivasi

 

Yess…anakku masih OK ! Oh..No….anakku mulai ‘gak OK !
Karena anakku termotivasi untuk melakukan sesuatu yang positif, seperti membaca Alkitab dan buku-buku yang membangun, hobi baru, meneliti suatu subjek baru dan membantu orang lain. Karena anakku menjadi tidak termotivasi untuk melakukan sesuatu yang positif misalnya, malas untuk bermain dengan teman, rasa bosan, tidak ada minat dalam hidup dan hanya suka main internet.

3. Rambu Energi

Yess…anakku masih OK ! Oh..No….anakku mulai ‘gak OK !
Karena anakku sekarang memiliki tingkat energi yang tepat untuk hal yang benar, misalnya mengalami antusias saat belajar atau ketenangan sebelum tidur dan jam tidur teratur. Karena anakku sekarang memiliki tingkat energi yang “kacau”, seperti rasa malas setiap kali setelah sarapan, tidak bergairah untuk belajar, hiperaktif sebelum tidur dan jam tidur berubah-ubah.

 

4. Rambu Bahasa

Yess…anakku masih OK ! Oh..No….anakku mulai ‘gak OK !
Karena anakku semakin terampil dalam menjelaskan sesuatu dengan kata-kata dan mengajukan pertanyaan yang tepat, misalnya, penggunaan kosa kata baru dan intonasi suara yang positif. Karena anakku semakin buruk dalam menjelaskan sesuatu dan mengajukan pertanyaan, misalnya kosakata terbatas, kata-kata kasar dan intonasi suara yang agresif.

 

5. Rambu Model Peran

Yess…anakku masih OK ! Oh..No….anakku mulai ‘gak OK !
Karena anakku berulang kali berinteraksi dengan figur-figur yang positif, yaitu figur tokoh-tokoh yang Anda hargai nilai-nilai hidup mereka, pandangan mereka tentang hidup dan prioritas hidup mereka. Karena anakku berulangkali berinteraksi dengan figur-figur yang negatif, yaitu figur tokoh-tokoh yang Anda tidak bisa atau kurang bisa hargai, tokoh kekerasan dan antisosial.

 

6. Rambu Emosi

Yess…anakku masih OK ! Oh..No….anakku mulai ‘gak OK !
Karena anakku sekarang memiliki emosional yang menyenangkan setiap kali selesai berinteraksi di dunia maya, misalnya sukacita, semangat, rajin, rasa puas (mudah bersyukur), percaya diri dan sejenisnya. Karena anakku sekarang memiliki emosional yang mengkhawatirkan setiap kali selesai berinteraksi di dunia maya, misalnya kesedihan, ketakutan, rasa khawatir, mudah tersinggung, agresif dan sejenisnya.

 

7. Rambu Hubungan

Yess…anakku masih OK ! Oh..No….anakku mulai ‘gak OK !
Karena anakku semakin terdorong untuk membangun hubungan yang baik antar saudara, teman atau orang-orang yang sering dijumpainya. Karena anakku perlahan-lahan menjadi penyendiri dan sulit untuk mengajaknya berkomunikasi dari hati ke hati secara lisan dan tatap muka.

Wah,…kalau ternyata anak Anda memiliki tanda salah satu atau beberapa dari gejala bahwa sudah “melanggar rambu-rambu” di atas, apa yang harus Anda lakukan sebagai orang tua?
Jawabannya hanya satu, yaitu:
Gunakan otoritas Anda sebagai orang tua dengan lembut tapi tegas.
Jangan menolak didikan dari anakmu ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan. Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati. (Amsal 23:13-14)

* bagi anak yang sudah berusia lebih dari 5 tahun sebaiknya didikan tidak lagi menggunakan alat seperti rotan/tongkat, tapi penjelasan secara lisan jauh lebih baik. Tapi ketegasan tetap harus sama.

Tabel evaluasi interaksi anak terhadap dunia maya di atas juga dapat digunakan untuk meng-evaluasi interaksi anak kita dengan program TV yang dikonsumsinya setiap hari.
Mari kita tuntaskan tanggung jawab sebagai orang tua yang mendidik pusakaNYA Allah yang dipercayakan dalam pernikahan kita. ( disadur dari buku “The Media Diet for Kids” Teresa Orange & Louise O’Flynn, hy)

 

2019-10-01T09:10:48+07:00